Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendiktisaintek: Indonesia Sangat Butuh Industri Berbasis Sains dan Teknologi Agar Tidak Tertinggal dengan Industri Global

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 13:28 WIB | Oleh:
Kemendiktisaintek: Indonesia Sangat Butuh Industri Berbasis Sains dan Teknologi Agar Tidak Tertinggal dengan Industri Global Doc: antara foto
Ket. Wamendiktisaintek Stella Christie di sela-sela kegiatan Indonesia-Japan Workshop in New Energy and Industrial Technology di Jakarta, Selasa (6/1).

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyatakan bahwa Indonesia sangat membutuhkan industri berbasis sains dan teknologi agar tidak tertinggal dengan industri global.

"Kita sangat butuh industri yang berbasis sains dan teknologi. Kalau kita hanya membangun industri tanpa sainsnya, berarti industri itu akan cepat ketinggalan," kata Wamendiktisaintek Stella Christie di sela-sela kegiatan Indonesia-Japan Workshop in New Energy and Industrial Technology di Jakarta, Selasa (6/1).

Wamendiktisaintek Stella menekankan dunia industri, sains, dan teknologi, harus menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

"Sebaliknya, kalau kita membuat sainsnya tanpa memperhatikan industrinya, ini berarti penerapan atau pemakaian dari hasil sains tersebut tidak akan tersebar luas, tidak akan menjadi skala besar," ujar dia.

Maka dari itu, Stella mendorong berbagai langkah kolaborasi yang dilakukan dalam memajukan dunia sains dan industri di Indonesia, salah satunya melalui kolaborasi antara Kemdiktisaintek dengan New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) Jepang yang khusus bergerak di bidang riset industri.

Menurutnya, riset dalam bidang industri menjadi penting, salah satunya untuk mengetahui kebutuhan apa atau ekosistem sains seperti apa yang harus dibangun untuk membangun dunia industri.

"Jadi, bukan saja hanya risetnya, tetapi apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh industri, dan apa yang bisa dihasilkan oleh riset, sehingga riset dan industri ini bisa menjadi kesatuan untuk membangun industri berbasis teknologi dan sains," tutur Wamendiktisaintek Stella Christie.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Eksekutif NEDO Kikuo Kishimoto menyebutkan pihaknya dalam hal ini bukan hanya untuk mendukung keilmuan, tapi juga pengembangan industri seperti di Indonesia.

Bagi pengembangan industri, kata dia, manusia perlu menyelesaikan masalah sosial seperti energi, lingkungan, dan juga kesejahteraan hidup.

"Jadi, R&D seharusnya berkontribusi ke arah tersebut. Jadi kami berpikir tentang perkembangan baru bersama Indonesia. Kami berharap, bukan hanya melakukan R&D, tapi kita juga berpikir tentang masa depan, menciptakan dunia yang baik," tutur Kikuo Kishimoto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.