Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uni Eropa Usut Google: Diduga Pakai Konten Online Secara Ilegal

5 Selasa, 09 Des 2025, 18:45 WIB | Oleh:
Uni Eropa Usut Google: Diduga Pakai Konten Online Secara Ilegal Uni Eropa Usut Google: Diduga Pakai Konten Online Secara Ilegal Doc: Reuters
Ket. Uni Eropa luncurkan penyelidikan antimonopoli terhadap penggunaan data Google untuk AI

JAKARTA - Uni Eropa secara resmi meluncurkan penyelidikan terhadap Google atas dugaan pelanggaran aturan persaingan global. Investigasi ini berfokus pada tudingan bahwa Google menggunakan konten dari media daring dan video-platform tanpa izin untuk melatih layanan kecerdasan buatannya. 

Komisi persaingan UE mengatakan bahwa mereka tengah menilai apakah Google memanfaatkan konten publik dari situs penerbit berita dan YouTube secara tidak adil. Dugaan ini mencakup ketidakadilan terhadap pembuat konten, dan potensi memperkuat dominasi Google atas para kompetitor AI lainnya. 

Penyelidikan ini mempertimbangkan dua isu utama. Pertama, apakah Google memonetisasi secara langsung data dari kreator tanpa kompensasi; dan kedua, apakah pihak lain dibatasi untuk memanfaatkan konten yang sama akibat kebijakan hak cipta dan akses milik Google. 

"AI membawa inovasi besar, tapi kemajuan itu tidak bisa dibayar dengan melecehkan prinsip demokrasi dan keragaman media," kata juru bicara perdangangan kompetisi UE dalam pernyataannya. 

Komisi Eropa mengatakan penyelidikan akan menyelidiki kekhawatiran bahwa raksasa teknologi AS itu mungkin mendistorsi persaingan dengan memaksakan persyaratan dan ketentuan yang tidak adil pada penerbit dan pembuat konten, atau dengan memberikan dirinya akses istimewa ke hasil karya mereka.

Sebelumnya, Google sudah pernah dikenai denda besar karena pelanggaran regulasi pasar digital. Kali ini, bila terbukti melanggar, sanksi bisa jauh lebih berat termasuk potensi denda besar, atau perintah untuk mengubah cara layanan AI mereka beroperasi. 

Kelompok pembuat konten di Eropa sampai saat ini belum bisa memilih keluar dari pelatihan AI tersebut, padahal konten mereka dipakai sebagai "bahan bakar" model generatif. Paralel dengan penyelidikan ini, banyak kreator mendesak agar ada transparansi dan kompensasi yang adil. 

Sampai kini Google belum keluarkan pernyataan resmi terkait penyelidikan. Regulasi ini jadi tolak ukur penting: apakah perkembangan cepat AI akan dihadapkan pada batas hukum dan etika atau tetap dibolehkan melewati konten kreator tanpa imbal balik.

Potensi dampaknya besar: kalau UE memenangi kasus ini, sebagai efek jera bisa muncul regulasi global yang memaksa platform AI menghargai hak cipta dan memberi kompensasi bagi pemilik konten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...

Korut Enggan Berdialog Kembali dengan AS

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut Enggan Berdialog Kemb...

Menlu Tailan akan Kunjungi Myanmar

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Menlu Tailan akan Kunjungi ...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.