Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tambahan Bantuan Beras untuk Bencana Alam, Penuhi Kebutuhan 38 Ribu Warga Aceh Singkil

📅 Minggu, 07 Des 2025, 15:07 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tambahan Bantuan Beras untuk Bencana Alam, Penuhi Kebutuhan 38 Ribu Warga Aceh Singkil Doc: istimewa
Ket. Bapanas memastikan tambahan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Singkil segera dipenuhi, guna menjawab meningkatnya jumlah warga terdampak yang kini mencapai 38.090 jiwa. Tambahan bantuan ini diajukan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil sebesar 25.690 kilo gram

JAKARTA– Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan tambahan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Singkil segera dipenuhi, guna menjawab meningkatnya jumlah warga terdampak yang kini mencapai 38.090 jiwa. Tambahan bantuan ini diajukan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil sebesar 25.690 kilo gram (kg). 

Sebelumnya, penyaluran bantuan CPP bantuan pangan dan CPPD untuk bencana di Aceh Singkil telah mencapai 100 persen, dengan total 107.625 kg yang disalurkan melalui Gudang Bulog Subulussalam. Distribusi tersebut mencakup beras CPPD 10 ton, beras CPP 90 ton, serta 17.625 kg yang tengah difinalisasi penyalurannya melalui posko-posko bencana. Dengan demikian, total dukungan pangan yang telah dan sedang digerakkan menuju Aceh Singkil kini mencapai lebih dari 133 ton.

Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Bapanas, Budi Waryanto, menegaskan bahwa pihaknya terus menjaga ritme distribusi agar tetap stabil dan adaptif terhadap dinamika lapangan. “Sejak awal masa tanggap darurat, kami memastikan seluruh kanal koordinasi berjalan tanpa jeda. Akses terputus dan keterbatasan logistik menjadi tantangan, tetapi dengan kolaborasi erat antara Bapanas, pemerintah daerah, BPBD, dan Bulog, seluruh bantuan pangan dapat bergerak cepat ke titik-titik terdampak,” ujar Budi, pada Minggu (7/12).

Ia menambahkan bahwa pemantauan lapangan dilakukan setiap hari untuk menjamin kelancaran distribusi. “Dalam situasi bencana, kecepatan menjadi faktor penentu. Setiap kilogram beras harus sampai ke masyarakat yang membutuhkan tanpa hambatan administratif maupun teknis,” lanjutnya.

Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah pusat bergerak cepat untuk merespons permintaan tambahan tersebut. “Dalam kondisi darurat seperti ini, tidak boleh ada keterlambatan, seluruh jajaran harus bergerak cepat memastikan ketersediaan pangan dan bantuan segera sampai kepada masyarakat,” tegas Amran dalam koordinasinya bersama jajaran teknis pada Senin (1/12).

Langkah percepatan bantuan ini sekaligus mendapat penguatan seiring peninjauan langsung Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, pada Kamis (4/12/2025). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh intervensi pemerintah pusat, termasuk dukungan pangan darurat telah berjalan menyeluruh dan menjangkau titik-titik pengungsian.

Wapres menyampaikan apresiasi atas upaya responsif pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kontinuitas dukungan kepada para pengungsi. Pemerintah pusat, menurut Wapres, akan terus mempercepat pemulihan dan memastikan stabilitas logistik dasar di wilayah terdampak.

Bapanas memastikan koordinasi intens terus dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, BPBD, Dinas Pangan setempat, dan Perum Bulog untuk menjaga konsistensi pasokan selama masa tanggap darurat hingga pemulihan. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh intervensi pangan darurat harus menjangkau masyarakat secara cepat dan tepat sebagai bagian dari komitmen negara dalam melindungi warga di tengah situasi bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.