Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem? Hotel Bali Balik Arah, Liburan Natal Tetap Aman dengan Program Indoor

📅 Minggu, 07 Des 2025, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem? Hotel Bali Balik Arah, Liburan Natal Tetap Aman dengan Program Indoor Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Pariwisata di Bali.

DENPASAR – Ketidakpastian cuaca semakin menjadi faktor penentu dalam bisnis perhotelan, terutama bagi hotel yang mengandalkan aktivitas luar ruang, akses transportasi, dan stabilitas operasional harian.

Intensitas hujan ekstrem, gelombang panas, hingga potensi bencana alam dapat langsung memengaruhi tingkat okupansi, biaya operasional, dan kenyamanan tamu. Karena itu, mitigasi cuaca bukan lagi sekadar langkah protektif, tetapi investasi strategis.

Pelaku perhotelan perlu memperkuat sistem peringatan dini, menyiapkan protokol evakuasi dan keselamatan, serta memastikan infrastruktur—mulai dari drainase hingga kualitas bangunan—tahan terhadap cuaca ekstrem.

Di sisi layanan, fleksibilitas kebijakan pemesanan, penyesuaian aktivitas tamu, dan pemanfaatan teknologi monitoring cuaca dapat mengurangi risiko reputasi akibat gangguan layanan.

Dengan pendekatan mitigasi yang komprehensif, hotel dapat meminimalkan potensi kerugian sekaligus meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap kualitas manajemen risiko mereka.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali mengungkapkan akomodasi di Pulau Dewata menyiapkan program dalam ruangan (indoor) untuk memitigasi cuaca buruk ketika menyambut libur Natal dan tahun baru.

“Tentu suasana dalam dan di luar ruangan berbeda. Kami mitigasi dengan menciptakan lebih atraktif untuk menarik wisatawan sehingga ekonomi masih bisa berputar,” kata Ketua PHRI Bali Tjok Oka Artha Ardana Sukawati di Denpasar, Bali, Minggu (7/12).

Menurut dia, atraksi dalam ruangan kepada tamu yang menginap merupakan salah satu upaya pelaku pariwisata memitigasi perkembangan cuaca saat ini yang tidak menentu, agar bisa menarik wisatawan domestik dan mancanegara berlibur di Bali.

Mencermati perkembangan cuaca di sejumlah daerah di tanah air dan bencana alam di Sumatera, ia memperkirakan berpotensi mempengaruhi minat wisata khususnya wisatawan domestik.

Meski begitu, kedatangan wisatawan asing masih tetap tinggi dengan rata-rata per hari tiba di Bali mencapai 20-23 ribu orang.

Selain cuaca buruk seperti hujan, kata dia, perhotelan juga telah menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) untuk melakukan sertifikasi terkait mitigasi bencana gempa.

Sertifikasi itu di antaranya pelatihan kepada petugas perhotelan termasuk kesiapan infrastruktur apabila terjadi gempa bumi.

“Perhotelan di Bali sudah bekerja sama dengan BPBD untuk mengadakan sertifikasi hotel untuk antisipasi bencana gempa,” ucapnya.

Sementara itu, ia memperkirakan terjadi peningkatan hunian hotel di Bali saat libur Natal dan tahun baru yaitu berkisar hingga 20 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Luar Negeri
AS-Korsel Persingkat Latiha...
Luar Negeri
IAEA Temukan Berton-Ton Mat...
Luar Negeri
Russia dan Ukraina Saling T...
Luar Negeri
Seoul Galakkan Konsep Kota ...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.