Viral! Iran Sempat Ancam Boikot, Kini Siap Hadiri Drawing Piala Dunia 2026
📅 Kamis, 04 Des 2025, 20:45 WIB | Oleh: Alfred
Doc: FIFA
JAKARTA - Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) akhirnya memastikan kehadirannya pada pengundian (drawing) Piala Dunia 2026 di Washington DC, Amerika Serikat (AS), setelah sebelumnya mengancam boikot akibat kebijakan larangan masuk yang diberlakukan pemerintah AS.
Delegasi Iran akan dipimpin langsung pelatih Amir Ghalenoei, meski Presiden FFIRI gagal memperoleh visa.
Seorang juru bicara Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sempat menyatakan tegas kepada FIFA bahwa Iran tidak akan menghadiri acara tersebut.
"Kami telah memberi tahu FIFA bahwa keputusan yang diambil tidak terkait dengan olahraga dan bahwa anggota delegasi Iran tidak akan berpartisipasi dalam undian Piala Dunia,” kata juru bicara tersebut, dikutip dari Aljazeera.
Ancaman boikot itu bermula dari kebijakan Presiden AS Donald Trump yang dikeluarkan pada Juni 2025, di nana negara yang terdampak meliputi Afghanistan, Myanmar, Chad, Kongo, Guinea Khatulistiwa, Eritrea, Haiti, Iran, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman.
Akibat aturan tersebut, delegasi Iran awalnya terancam tidak bisa hadir di AS, salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko.
Namun, menjelang pelaksanaan pengundian, sikap Iran melunak. FFIRI memastikan akan mengirimkan delegasi resmi yang dipimpin langsung oleh pelatih timnas, Amir Ghalenoei.
“(Amir Ghalenoei datang) Sebagai perwakilan teknis tim sepak bola nasional bersama satu atau dua orang lainnya,” ujar Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donjamali, dikutip DW.
Akan tetapi, Presiden FFIRI, Mehdi Taj, kemungkinan besar tidak akan ikut karena permohonan visanya ditolak oleh otoritas AS.
Pengundian Piala Dunia 2026 akan digelar Jumat (5/12) siang waktu setempat atau Sabtu (6/12) dini hari pukul 00.00 WIB.
Itu menjadi pengundian pertama untuk format baru Piala Dunia dengan 48 tim peserta, di mana Iran lolos sebagai juara Grup A kualifikasi zona Asia.
Kehadiran Iran di pengundian ini sekaligus meredakan ketegangan politik yang sempat mengancam kelancaran persiapan turnamen sepak bola terakbar dunia tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!