Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Berharap AS Lanjutkan Dialog dengan Korut

📅 Kamis, 04 Des 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korsel Berharap AS Lanjutkan Dialog dengan Korut Doc: AFP/Jung Yeon-je
Ket. Sejumlah warga menyaksikan tayangan langsung pidato Presiden Korsel, Lee jae-Myung, melalui monitor televisi yang ada di sebuah stasiun kereta di Seoul pada Rabu (3/12). Dalam pidatonya, Presiden Lee menyatakan bahwa Korsel berharap agar AS dapat membujuk Korut untuk melanjutkan dialog damai.

SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel), Lee Jae-myung, pada Rabu (3/12) mengatakan bahwa ia merasa tertarik dan terhibur saat berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, selama pertemuan baru-baru ini dan tetap berharap bahwa pemimpin AS tersebut dapat membujuk Korea Utara (Korut) untuk melanjutkan dialog.

Sejak menjabat pada Juni lalu, Presiden Lee telah mengadakan dua pertemuan puncak dengan Trump dan menyelesaikan kesepakatan perdagangan yang mencakup paket investasi AS senilai 350 miliar dollar AS setelah berbulan-bulan negosiasi.

Lee telah melancarkan serangan diplomasi pesona dalam upaya untuk mengelola hubungan berisiko tinggi dengan sekutu utama Seoul, memuji Trump atas perannya sebagai pembawa perdamaian di Korut.

"Saya merasa percakapan saya dengan Presiden Trump cukup menarik dan menghibur. Mungkin saya merasakan adanya rasa kekeluargaan," ujar Presiden Lee dalam konferensi pers dengan media asing pada Rabu.

Pada konferensi pers itu, Lee menyebut Trump seorang realis, pragmatis, dan ahli dalam membuat kesepakatan yang menghormati rekan-rekannya. Oleh karenanya Lee tetap berharap Trump dapat membujuk pemimpin Korut, Kim Jong-un, untuk melanjutkan dialog, dengan mengatakan Pyongyang tampaknya menganggap Washington DC lebih serius daripada Seoul untuk mempertahankan rezimnya.

Kedua Korea secara teknis masih berperang, dan Korut telah menolak isyarat perdamaian sejak Lee berjanji untuk kembali terlibat dengan Pyongyang guna meredakan ketegangan di Semenanjung Korea.

"Selama pertemuan APEC baru-baru ini, Presiden Trump ingin dan berharap bertemu dengan pemimpin Kim Jong-un, tetapi itu tidak berhasil," kata Lee, merujuk pada pertemuan blok regional yang diselenggarakan Korsel sebulan lalu.

"Namun keadaan selalu berubah, jadi kami akan berusaha sebaik mungkin untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan komunikasi," tegas dia.

Trump dan Kim mengadakan pertemuan puncak pada tahun 2018 dan 2019 sebelum negosiasi gagal mengenai persenjataan nuklir Pyongyang.

Permintaan Maaf

Pada konferensi pers itu, Presiden Lee juga mengatakan bahwa ia merasa permintaan maaf harus disampaikan kepada Korut atas dugaan pemerintahan pendahulunya, Presiden Yoon Suk-yeol, karena telah mengirim pesawat tak berawak dan selebaran propaganda melintasi perbatasan.

"Saya rasa saya harus minta maaf, tapi saya ragu untuk mengatakannya dengan lantang," ujar dia dalam konferensi pers yang menandai setahun setelah mantan Presiden Yoon sempat menjerumuskan negara ke dalam kekacauan dengan mengumumkan darurat militer.

"Saya khawatir jika saya melakukannya, hal itu bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk pertempuran ideologis atau tuduhan pro-Korut," ungkap dia.

Tahun lalu Korut mengatakan bahwa pihaknya telah membuktikan bahwa Korsel telah menerbangkan pesawat tanpa awak untuk menjatuhkan selebaran propaganda di atas ibu kotanya, suatu tindakan yang belum dikonfirmasi oleh militer Seoul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • RAPBN 2027 di Depan Mata, Investor Menanti Jawaban Pemerintah soal Arah Ekonomi Indonesia
    Preview komentar:
    Sejalan dengan kehati-hatian fiskal yang disepakati Banggar DPR ...
  • El Nino Ancam Produksi Pangan, Pengelolaan Air dan Perlindungan Petani Perlu Diperkuat
    Preview komentar:
    Sejalan dengan rekomendasi penerapan climate-smart agriculture yang didorong ...
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
Belum Pernah Terjadi, AS Ra...

Investor Cermati Pidato Presiden, IHSG Bergerak Datar

34 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Investor Cermati Pidato Pre...
Nasional
Dekorasi Hari Kemerdekaan d...

GPM menyemarakkan HUT RI di Aceh

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
GPM menyemarakkan HUT RI di...

Lembang Street Carnival 2026

1 jam lalu | Wahyu AP

Wisata
Lembang Street Carnival 2026

Jogja Fashion Week 2026

1 jam lalu | Wahyu AP

Rona
Jogja Fashion Week 2026
Luar Negeri
Nama Trump Kembali Dipasang...
Nasional
Bea Cukai gagalkan penyelun...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Ada Pidato Presiden, Hindari Kawasan Lalin Sekitar DPR

Ada Pidato Presiden, Hindari Kawasan Lalin Sekitar DPR

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.