Petenis Filipina Eala Bawa Bendera Saat Pembukaan SEA Games
📅 Rabu, 03 Des 2025, 13:30 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
MANILA - Potensial bakal jadi lawan petenis Indonesia, Janice Tjen, petenis muda Filipina, Alexandra “Alex” Eala, ditunjuk menjadi pembawa bendera Filipina saat Upacara Pembukaan SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand, 9 Desember. Dalam laman resmi Olympic, Rabu, Presiden Komite Olimpiade Filipina (POC) Abraham Tolentino mengatakan Eala akan mengibarkan bendera Filipina bersama atlet voli putra, Bryan Bagunas.
“Terlepas dari popularitas, Alex dan Bryan telah memberi dampak di kancah olahraga global, dan itu membuat mereka pantas membawa bendera pada SEA Games,” kata Tolentino. Penunjukan ini menambah daftar pencapaian Eala yang tengah menikmati musim istimewa pada usia 20 tahun. Pada November lalu, ia menembus peringkat 50 besar dunia dalam daftar Women’s Tennis Association (WTA) dan menjadi petenis Filipina dengan peringkat tertinggi dalam sejarah tur.
Ia juga mencatat sejarah sebagai petenis putri Filipina pertama yang memenangi pertandingan di babak utama tunggal putri US Open, serta meraih gelar WTA pertamanya di turnamen Guadalajara 125. SEA Games 2025 menandai kembalinya Eala ke ajang regional setelah terakhir tampil pada SEA Games Vietnam 2022.
Saat itu, ia meraih tiga medali perunggu dari nomor tunggal putri, ganda campuran, dan beregu putri. Eala akan bergabung dalam kontingen besar Filipina yang diperkirakan menurunkan lebih dari 1.000 atlet pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Timnas Putri Indonesia
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Timnas putri Indonesia resmi mengumumkan 23 skuad final untuk mengikuti SEA Games 2025 Thailand yang dimainkan bulan ini.
Dari 23 pemain ini, pelatih timnas putri Akira Higashiyama menyertakan empat pemain diaspora, di antaranya adalah Iris de Rouw (St. John’s University - Amerika Serikat), Emily Nahon (Arkansas University - Amerika Serikat), Felicia de Zeeuw (ADO Den Haag - Belanda), dan Isa Warps (VFR Weyerbyen - Jerman).
Jumlah ini menyusut dari delapan pemain diaspora yang tergabung dalam pemusatan latihan Garuda Pertiwi yang terdiri dalam 36 pemain.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak 36 pemain ini melakoni dua laga FIFA Women’s Matchday pada pekan lalu, yaitu saat menghadapi Nepal yang berakhir kemenangan 2-1 dan Taiwan yang berakhir kekalahan 0-5.
Adapun, empat pemain diaspora yang tak dibawa oleh Akira adalah Isabel Kopp (Hera United - Belanda), Katarina Stalin (Kansas City Athletics - Amerika Serikat), Isabel Nottet (Hera United - Belanda), dan Estella Loupatty (Women Torres Calcio - Italia).
“Pemanggilan ini merupakan hasil pertimbangan matang staf kepelatihan setelah menjalani dua agenda persiapan panjang, termasuk rangkaian uji coba pada FIFA Matchday menghadapi Nepal dan China Taipei di akhir November lalu,” tulis laman resmi Kita Garuda, Selasa.
“Evaluasi dari laga-laga tersebut menjadi dasar dalam menentukan komposisi terbaik yang dinilai mampu bersaing di ajang multievent terbesar kawasan Asia Tenggara itu,” tambah keterangan resmi mereka.
Meski tak diperkuat empat pemain diaspora, kekuatan Garuda Pertiwi di SEA Game 2025 bisa dikatakan tetap diisi oleh pemain-pemain terbaik.
Di belakang, ada tiga bek berpengalaman, yaitu Gea Yumanda, Safira Ika, Vivi Oktavia, dan Zahra Muzdalifah. Helsya Maeisyaroh, Rosdilah, dan Reva Oktavia masih menjadi andalan di lini tengah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!