Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Maluku Utara Siapkan Pengelolaan Sumber Daya Genetik Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan

📅 Rabu, 03 Des 2025, 11:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Maluku Utara Siapkan Pengelolaan Sumber Daya Genetik Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi hasil pertanian di kawasan Halmahera, Rabu (3/12/2025).

Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) akan menyiapkan pengelolaan hingga pemanfaatan sumber daya genetik pertanian merupakan fondasi penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

"Pangan adalah kebutuhan dasar yang pemenuhannya merupakan hak asasi rakyat. Karena itu ketersediaan harus cukup, aman, bermutu, bergizi, dan beragam," kata Staf Ahli bidang Ekonomi Setda Pemprov Malut, Abdullah Assagaf di Ternate, Rabu.

Menurutnya, pembahasan mengenai crop diversity secara langsung berkaitan dengan food diversity, yang menjadi syarat utama terciptanya pola konsumsi bergizi seimbang.

Ia menambahkan, keberlanjutan keragaman pangan sangat bergantung pada kemampuan daerah dalam menghadirkan inovasi teknologi pertanian serta melakukan diseminasi pengetahuan kepada para petani dan masyarakat luas.

Dirinya menekankan bahwa pemenuhan konsumsi pangan beragam harus mengutamakan produksi dalam negeri melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

Menurutnya, ada tiga pokok utama yang harus diperhatikan untuk mewujudkan keragaman pangan daerah, yakni terkait ketersediaan pangan berbasis pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal, keterjangkauan pangan dari sisi fisik dan ekonomi dan pemanfaatan dan konsumsi pangan yang bergizi untuk hidup sehat, aktif, dan produktif

"Semakin beragam konsumsi pangan, semakin terpenuhi kebutuhan zat gizi masyarakat. Pada akhirnya ini berdampak pada peningkatan status gizi masyarakat," ungkapnya.

Selain dirinya juga menegaskan bahwa keberhasilan konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan SDG Pertanian membutuhkan koordinasi, integrasi, dan sinergi lintas sektor, baik pemerintah, akademisi, lembaga penelitian, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam produksi, distribusi, perdagangan, konsumsi, pencegahan rawan pangan, hingga penyampaian informasi terkait pangan dan gizi.

Untuk itu, kata dia, pihaknya terus memperkuat pengelolaan sumber daya genetik Pertanian, memperluas kolaborasi, serta mendorong ketahanan pangan berkelanjutan di Malut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.