Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko PMK Tegaskan Penanganan Bencana Sumatra Terus Dipercepat

📅 Rabu, 03 Des 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Menko PMK Tegaskan Penanganan Bencana Sumatra Terus Dipercepat Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengerahkan seluruh kekuatan nasional untuk mempercepat penanganan bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Rabu (3/12).

Menurut dia, upaya pemulihan terus dikebut selama masa tanggap darurat, termasuk percepatan pemulihan jaringan listrik yang rusak. Menko menegaskan seluruh jajaran pemerintah bekerja tanpa henti demi memastikan bantuan sampai kepada masyarakat terdampak.

"Sejak hari pertama Bapak Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah dan lembaga untuk bekerja keras dan mengerahkan seluruh kekuatan," ujar dia.

Ini karena tantangannya sangat berat, medannya luas dan ekstrem, dan cuacanya pun masih berubah-ubah.

Pratikno menyampaikan proses pemulihan dilakukan di tengah medan yang sulit dan akses yang terbatas. Sehingga para petugas harus menempuh jalur pegunungan untuk menjangkau lokasi terdampak.

"Untuk menyambungkan listrik saja, petugas harus naik gunung karena banyak tower yang ambruk," ucap dia.

Meski baru bisa menjangkau sebagian wilayah, lanjut dia, hal ini sudah sangat membantu masyarakat.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengerahkan tiga tim pendampingan krisis ke tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologi. Selain itu diaktifkan pula klaster kesehatan dan Health Emergency Operation Center (HEOC).

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, mengatakan pihaknya bertujuan menjaga kelancaran koordinasi di tiga provinsi terdampak bencana. Di sektor layanan kesehatan esensial, Agus menyebut Kemenkes menurunkan tiga tim tenaga cadangan kesehatan (Emergency Medical Team/EMT).

"Yaitu EMT PKK Regional Sumatera Barat, EMT PKK Regional Sumatera Utara, serta EMT Dinas Kesehatan Aceh," ujar dia.

Menurut Agus, di Sumatera Barat terdapat 13 titik layanan kesehatan yang dibuka bersama organisasi profesi.

Pelayanan yang diberikan tim tersebut juga bermacam-macam. Mulai dari kesehatan umum, konsultasi psikologi, hingga pendampingan menyusui bagi ibu dan bayi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.