Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penetapan Zona Hijau Sungai Batanghari untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan

📅 Selasa, 02 Des 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Penetapan Zona Hijau Sungai Batanghari untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Doc: Antara
Ket. Akademisi Universitas Jambi, Dr. Tedjo Sukmono.

Kota Jambi - Akademisi Universitas Jambi (Unja) Dr. Tedjo Sukmono dorong pemerintah daerah susun peraturan daerah penetapan zona hijau sungai Batanghari sebagai langkah menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kepunahan habibat ikan.

"Dengan maraknya tekanan sungai Batanghari hari ini dari berbagai persoalan, perlu membuat satu kebijakan melibatkan pemangku kepentingan. Karena sungai itu sebagai sumber kehidupan ekosistem, kebutuhan air bersih (PDAM)," kata ahli Biologi Unja itu di Jambi, Selasa.

Tedjo mendorong pemerintah membentuk suatu perjanjian gabungan (konsorsium) atau forum sejenis melibatkan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) membuat kesepakatan penetapan lahan untuk kebutuhan vegetasi (zona hijau).

Langkah itu dinilai penting, kata dia, guna menjaga kelestarian lingkungan di sepanjang aliran sungai Batanghari, sekaligus upaya pengembangan habitat didalamnya.

"Sehingga apabila kabupaten/kota memiliki zona hijau sehingga menjadi kesempatan habitat ikan pulih secara alami," tambah Tedjo. 

Menurut dia, perlu kemauan dan keseriusan pemangku kebijakan mendukung program pemulihan sungai. Termasuk aturan hukum berupa peraturan daerah (Perda), Surat Keputusan (SK) gubernur yang mengikat sebagai aturan main.

Berdasarkan pengambilan contoh (sampling), kata peneliti itu, bahwa jenis ikan di sepanjang aliran sungai dalam beberapa tahun terakhir sulit ditemukan. 

Termasuk jenis ikan populer seperti botia (Cromobotia macracanthus) dan ilan tirusan (Otolithoides pama) sudah jarang ditemuak. Itu menjadi indikasi ikan yang populer di sungai Batanghari mulai punah.

Indikasi itu disinyalir akibat kondisi sungai kian tercemar dan kotor, sehingga mempengaruhi perkembangan habitat ikan populer Jambi.

"Kalau kita membahas sungai akan melibatkan banyak pihak, bagaimana membuat area konservasi kita optimalkan pengembangan habitat ikan. Ikan yang dulu populer sudah menghilang, itu indikasi bahwa kondisi sungai kita pengaruh," tutup Tedjo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.