Depok Kebut 200 Dapur Gizi! Ibu Hamil hingga Anak Jalanan Masuk Daftar Penerima Program MBG
📅 Selasa, 02 Des 2025, 19:15 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Feru Lantara
DEPOK - Pemerintah Kota Depok terus mempercepat layanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengoperasikan 70 dari 100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dalam perluasan program, pemerintah menargetkan kelompok penerima baru, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga anak jalanan agar bantuan gizi dapat menjangkau lebih banyak warga rentan.
"Jadi dari target 200 SPPG, saat ini sudah terpenuhi 50 persen," kata Supian Suri di Depok, Selasa.
Ia mengaku ingin memperkuat kolaborasi sekaligus mempercepat layanan makanan bergizi kepada masyarakat.
Untuk itu, kata dia, Pemkot Depok telah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama para kepala SPPG se-Kota Depok.
Lebih lanjut, dalam pertemuan tersebut juga dibahas penambahan sasaran penerima manfaat MBG.
Jika sebelumnya program difokuskan untuk anak sekolah, kini sasaran akan diperluas untuk ibu hamil, ibu menyusui, balita di luar PAUD, tenaga pendidik yang memenuhi kriteria, serta anak jalanan.
"Semoga pelaksanaannya berjalan lancar, tentunya dengan sinergi dari seluruh stakeholder yang terus mendukung pelaksanaan MBG di Kota Depok," ujarnya.
Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Depok, Jawa Barat, Rakha Pratama mengatakan terdapat perluasan kelompok penerima manfaat MBG.
"Untuk mekanisme penyaluran MBG kelompok tambahan nantinya akan diatur sesuai koordinasi antara SPPG dan korwil," ujarnya.
Hal ini dilakukan agar proses distribusi berjalan tepat sasaran.
Dikatakannya, perluasan sasaran tersebut harus melalui pendataan dan tentunya sesuai kriteria.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara terkait waktu pelaksanaan pemberian MBG bagi kategori tambahan dilakukan jika SPPG telah siap beroperasi mendistribusikan MBG ke seluruh sasaran.
“Pelaksanaannya nanti dilakukan oleh SPPG yang siap operasional. Kita penuhi kuota terlebih dahulu dengan pendataan, termasuk juga ke wilayah yang belum terjangkau,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!