Kembali Pimpin PMI Jatim, Imam Utomo Komitmen Percepat Respons Kebencanaan
📅 Senin, 01 Des 2025, 11:09 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur H. Imam Utomo yang baru-baru ini resmi kembali memimpin, menyatakan berkomitmen memperkuat kapasitas relawan, mempercepat respons kebencanaan, dan memastikan ketersediaan layanan kemanusiaan di seluruh wilayah Jawa Timur. Ia optimistis dalam periode kepemimpinan 2025–2030, PMI Jatim dapat semakin adaptif menjawab tantangan kemanusiaan yang terus berkembang.
“Ini adalah panggilan jiwa. Ini tentang kemanusiaan, kepedulian terhadap sesama, dan nilai kepalangmerahan yang harus dimiliki seluruh pengurus PMI Jatim. Saya berharap PMI Jatim ke depan semakin baik dalam melayani masyarakat, terutama saat menghadapi kebencanaan,” tegasnya.
Penguatan Partisipasi Donor Darah Generasi Muda
Musyawarah Provinsi (Musprov) PMI Jatim. yang digelar pekan lalu Surabaya ini juga menyoroti pentingnya peningkatan partisipasi generasi muda dalam donor darah. Antusiasme kelompok muda dinilai sangat membantu menjaga ketersediaan darah, terutama pada kondisi darurat. Donor darah disebut sebagai lifeline atau tali kehidupan yang menyelamatkan banyak pasien di berbagai momen kritis.
PMI menekankan pentingnya kesinambungan teknologi dan sistem layanan darah. Pengalaman selama pandemi Covid-19 menjadi pembelajaran besar, di mana kebutuhan plasma konvalesen meningkat dan PMI mampu memenuhinya berkat keberadaan unit-unit yang dapat melakukan ekstraksi plasma.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kesiapan dan modernisasi unit layanan darah harus terus diperkuat. Pengalaman pandemi menunjukkan betapa vitalnya teknologi dan manajemen darah yang efektif,” disampaikan dalam forum Musprov.
Perkuat Jejaring Bank Darah dan Rantai Dingin
Selain teknologi, PMI Jawa Timur juga menyoroti pentingnya keselarasan operasional antara PMI dengan seluruh fasilitas kesehatan. Penguatan jejaring bank darah, sistem rantai dingin (cold chain), serta efisiensi distribusi darah akan menjadi prioritas dalam periode kepemimpinan berikutnya.
Pemerintah hadir mendukung, namun PMI menegaskan bahwa keterlibatan berbagai elemen masyarakat tetap sangat dibutuhkan. Ketersediaan darah merupakan upaya kolektif yang tidak dapat mengandalkan satu pihak saja.
Kepercayaan Tinggi Masyarakat Jadi Modal Besar
Di bawah kepemimpinan Imam Utomo, PMI Jawa Timur dinilai berhasil menjaga tingginya tingkat partisipasi masyarakat. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah penghargaan donor darah sukarela beberapa tahun terakhir, yang menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap PMI.
“Tingginya kepercayaan masyarakat menjadi modal penting bagi PMI Jawa Timur untuk terus meningkatkan layanan,” disampaikan dalam sidang Musprov.
Menurutnya, musprov sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi dan bukti kuatnya dukungan dari seluruh PMI kabupaten/kota di Jawa Timur terhadap kepemimpinan Imam.
Sebanyak 38 PMI kabupaten/kota hadir sebagai pemilik suara dalam Musprov. Seluruhnya sepakat menetapkan Imam Utomo sebagai ketua untuk periode 2025–2030. Penetapan aklamasi ini bukan hanya karena ia menjadi calon tunggal, tetapi juga karena dinilai berhasil menjaga soliditas organisasi serta memperkuat struktur PMI di berbagai daerah selama masa kepemimpinannya sebelumnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!