Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Daewoong Luncurkan Terapi Dislipidemia Baru, “Turunkan LDL-C, Lebih Rendah dan Lebih Cepat” dengan Terapi Kombinasi

📅 Senin, 01 Des 2025, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Daewoong Luncurkan Terapi Dislipidemia Baru, “Turunkan LDL-C, Lebih Rendah dan Lebih Cepat” dengan Terapi Kombinasi Doc: Daewoong
Ket. Dari kiri ke kanan: Prof. Won Ho Youn, M.D., Ph.D., Professor of Cardiology and dyslipidemia expert from Korea, Prof. Seok-Min Kang, M.D., Ph.D., President of Korea Society of Cardiology, ⁠Dr. Ade Meidian Ambari, M.D., Ph.D, FIHA, FAsCC, FJCS, President of the Indonesian Heart Association (PERKI), ⁠Mr. Baik In Hyun, Director of PT Daewoong Pharmaceutica

Daewoong Pharmaceutical Indonesia (DPI) resmi meluncurkan terapi dislipidemia berupa obat kombinasi tetap Ezetimibe dan Rosuvastatin di Indonesia.

Produk ini bekerja memulai dua mekanisme sekaligus, Rosuvastatin menekan produksi kolesterol di hati, sementara Ezetimibe menghambat penyerapan kolesterol di usus halus. Dengan mekanisme ganda ini, penurunan LDL-C (low-density lipoprotein cholesterol) terbukti lebih optimal meskipun pada dosis rendah, dibandingkan penggunaan statin tunggal. Daewoong menghadirkan tiga pilihan dosis Ezetimibe/Rosuvastatin (10/5 mg, 10/10 mg, dan 10/20 mg) untuk memberikan pilihan terapi yang lebih presisi sesuai tingkat risiko kardiovaskular masing-masing pasien.

Peluncuran ini disertai dengan simposium ilmiah di JW Marriott Hotel Jakarta pada 29 November 2025, bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI). Lebih dari 170 dokter spesialis jantung hadir, termasuk dr. Ade Meidian Ambari, SpJP(K), PhD (Ketua PERKI), Prof. Kang Seok Min, MD., Ph.D. (Ketua Korean Society of Cardiology, Severance Hospital), dan Prof. Won Ho Youn, MD., Ph.D. (Chung-Ang University Hospital). Dengan tema “Future Perspectives on Dual-Pathway Strategies in Cardiovascular Risk Reduction”, simposium ini memaparkan berbagai bukti ilmiah dan strategi terapi kombinasi terbaru.

Dalam sambutan pembuka, Baik In Hyun, Head of Indonesia Business Division di Daewoong Pharmaceutical Korea Selatan sekaligus Direktur Daewoong Pharmaceutical Indonesia, menyampaikan, “Peluncuran ini menunjukkan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup pasien melalui terapi yang terbukti secara ilmiah, didukung oeh kolaborasi erat dengan para profesional medis.”

Beliau menambahkan, “Ke depan, kami akan memperluas portofolio terapi inovatif untuk diabetes, hipertensi, dan gagal jantung, serta menjadi mitra kesehatan terpercaya bagi masyarakat Indonesia melalui kerja sama riset bersama PERKI dan pakar dari kedua negara.” Salah satu bahasan penting dalam simposium adalah urgensi pengendalian LDL-C secara dini dan agresif untuk mencegah kejadian kardiovaskular.

Ketua PERKI, dr. Ade Meidian Ambari, SpJP(K), PhD, menjelaskan, “Lebih dari 80% pasien penyakit jantung koroner di Indonesia belum mencapai target LDL-C 70 mg/dL, dan hanya 8,5% yang mencapai target risiko sangat tinggi 55 mg/dL.”

Beliau menilai strategi terapi kombinasi yang dipaparkan dalam simposium ini dapat membantu meningkatkan standar tata laksana kardiovaskular di Indonesia. “Pedoman ESC menekankan prinsip ‘semakin rendah dan semakin cepat, semakin baik’. Artinya, menurunkan LDL-C sedini mungkin, terutama dengan terapi kombinasi, sangat penting untuk pencegahan kardiovasular yang efektif.”

Pakar dari Korea Selatan juga memaparkan efektivitas terapi kombinasi berdasarkan berbagai studi klinis. Prof. Won Ho Youn, MD., Ph.D. menyajikan paparan berjudul “Dual Pathway LDL-C Lowering: Global Evidence and Real-World Experience with Ezetimibe + Rosuvastatin,” dan menyampaikan, “Terapi kombinasi yang menghambat penyerapan dan produksi kolesterol secara bersamaan merupakan strategi penting untuk mencapai target LDL-C dalam panduan global, serta meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien jangka panjang.”

Beliau menambahkan bahwa penelitian ACTE (AJC, 2011) dan RACING (Lancet, 2022) menunjukkan bahwa terapi kombinasi memberikan penurunan LDL-C lebih besar dan efek samping lebih rendah dibandingkan statin dosis tinggi.

Ketua Korean Society of Cardiology, Prof. Kang Seok Min, MD., Ph.D., memaparkan data penggunaan di Korea Selatan, “Tingkat peresepan terapi kombinasi Ezetimibe meningkat dari 4,5% pada 2016 menjadi 22,5% pada 2020, dan tingkat pencapaian target LDL-C naik dari 41,4% menjadi 62,5%.”

Beliau menegaskan, “Bagi pasien risiko tinggi, memulai terapi kombinasi tanpa menunda adalah kunci untuk hasil yang lebih baik.”

Dengan hadirnya obat kombinasi baru ini, termasuk tablet 10/5 mg pertama di Indonesia, Daewoong berencana memperkuat kolaborasi dengan rumah sakit dan institusi kesehatan di Indonesia, serta meningkatkan akses pasien terhadap terapi inovatif melalui rangkaian obat kombinasi tetap dengan tiga pilihan dosis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.