Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Ingatkan Nelayan Kalteng Waspada Perubahan Gelombang Laut

3 Senin, 01 Des 2025, 07:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Ingatkan Nelayan Kalteng Waspada Perubahan Gelombang Laut BMKG Ingatkan Nelayan Kalteng Waspada Perubahan Gelombang Laut Doc: ANTARA
Ket. Nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

PALANGKA RAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya mengingatkan nelayan dan masyarakat di sepanjang pesisir perairan wilayah selatan Kalimantan Tengah (Kalteng), mewaspadai gelombang laut setinggi satu meter yang berpotensi meningkat saat terjadi perubahan cuaca ekstrem.

"Waspadai potensi tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1 meter di wilayah perairan selatan Kalteng selama sepekan," kata Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka  Neng Arini N P di Palangka Raya, Minggu (30/11).

Dia juga mengimbau masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut karena tinggi gelombang tersebut masuk kategori rendah hingga sedang.

Pihaknya meminta masyarakat pesisir juga waspada pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB) yang berpotensi menjadi hujan intensitas sedang hingga lebat, dan menimbulkan angin kencang, serta menambah tinggi gelombang air laut.

Selama sepekan ke depan, lanjut dia, potensi kecepatan angin diperkirakan antara 5-20 kilometer/jam. Angin ini umumnya bertiup dari arah selatan menuju timur laut.

"Sementara untuk suhu udara berkisar antara 23 sampai 33 derajat Celsius. Kelembaban udara berkisar antara 60 hingga 100 persen," katanya.

Masyarakat pun dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca dengan mengakses layanan BMKG melalui laman resminya maupun melalui aplikasi BMKG di berbagai media sosial .

Sementara itu kondisi cuaca di wilayah Kalteng yang meliputi 13 kabupaten/dan satu kota selama sepekan mendatang, kata dia, diperkirakan ada potensi hujan yang disertai angin kencang dan sambaran petir.

Kondisi itu, menurutnya, juga harus menjadikan masyarakat semakin waspada terhadap potensi adanya genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang, akibat terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Jika melihat fenomena tersebut, kata dia, masyarakat harus waspada dan segera mencari tempat teduh, namun tidak di bawah pohon.

"Saat terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, segera cari tempat berlindung yang aman, seperti di dalam rumah atau gedung," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.