Bansos Kini Lebih Tepat Sasaran! Pos Indonesia Gerak Cepat Jangkau Daerah 3T dan Bencana
📅 Senin, 01 Des 2025, 16:34 WIB | Oleh: Alfred
Doc: Antara/HO/Pos Indonesia
JAKARTA - Pos Indonesia (PosIND) mulai menerapkan sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) dan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) yang lebih presisi melalui penggunaan QR Code berbasis rekening giro pos, pemetaan wilayah, dan layanan antar langsung ke rumah bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Hingga akhir November 2025, penyaluran telah mencapai 7,2 juta penerima atau 58 persen dari total target 12 juta penerima manfaat.
Plt Direktur Utama PosIND, Haris menyatakan mekanisme distribusi bansos tersebut yakni QR Code berbasis rekening giro pos, pemetaan wilayah hingga tingkat kelurahan, skema komunitas, inhome service untuk lansia dan penyandang disabilitas.
"Mekanisme tiga pola penyaluran bansos meliputi pembayaran di kantor pos, pembayaran komunitas, dan pengantaran langsung ke rumah bagi lansia dan penyandang disabilitas," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Senin..
Haris menjelaskan di kantor desa, kecamatan, atau lokasi yang jumlah penerimanya banyak, pihaknya membuat titik layanan komunal sedangkan untuk lansia, penyandang disabilitas, atau yang sedang sakit, akan ada petugas yang mengantar langsung,
Sebaiknya Anda baca juga:
Keseluruhan ekosistem tersebut tambahnya, menunjukkan arsitektur baru dalam tata kelola perlindungan sosial.
Pada kesempatan itu Haris menyatakan Pos Indonesia juga melakukan kesiagaan di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) dan daerah bencana
"Kami menjangkau daerah 3T, daerah kepulauan, bahkan lokasi-lokasi bencana. Di beberapa wilayah Sumatera yang terdampak bencana, kami menyesuaikan pola penyaluran," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, masyarakat kini fokus mengungsi; nanti setelah titik pengungsian terdata, pihaknya segera menyalurkan bantuan tersebut.
Dikatakannya, hingga akhir November 2025 pihaknya berhasil menyalurkan 58 persen atau 7,2 juta penerima sehingga masih tersisa sekitar lima juta penerima yang diharapkan segera tuntas sesuai target yakni 12 juta penerima manfaat.
"Kami bersyukur karena penyaluran BLTS Kesra berjalan baik dan masyarakat mengikuti jadwal dengan tertib," ujarnya saat mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau penyaluran BLTS di Kantor Pos Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat, (28/11).
Fitriani, seorang ibu rumah tangga penerima manfaat mengatakan datang setelah menerima pemberitahuan dari kelurahan. Ini adalah pertama kalinya menerima bantuan sebesar Rp900.000.
Menurut dia proses pengambilan uang banson sangat mudah, cukup membawa KK, KTP, dan surat pemberitahuan selain itu pelayanan kantor pos cepat, dan ramah.
"Bantuan ini untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak. Semoga bantuan seperti ini bisa berlanjut, setidaknya sampai kondisi keluarga membaik," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!