Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak-Anak Mengungsi, Program MBG Tetap Jalan! DPR Puji Langkah Berani BGN

📅 Senin, 01 Des 2025, 16:06 WIB | Oleh:
Anak-Anak Mengungsi, Program MBG Tetap Jalan! DPR Puji Langkah Berani BGN Doc: ANTARA/HO-Humas DPR RI
Ket. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh.

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) mengalihkan 526.000 porsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk korban banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Langkah ini dinilai tepat oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh, mengingat ribuan warga—termasuk anak-anak sekolah—masih bertahan di pengungsian dengan keterbatasan akses makanan siap konsumsi.

“Keputusan ini sangat tepat dari BGN. Tentu saya apresiasi karena pada saat anak-anak sekolah diliburkan, program MBG tetap berjalan dan dialihkan kepada para korban banjir yang banyak diantaranya adalah anak sekolah juga,” ujar Ninik, sapaan akrab Nihayatul Wafiroh di Jakarta, Senin.

Dia menyampaikan jumlah 526.000 porsi MBG yang dialihkan itu cukup menjangkau seluruh korban. Namun, Ninik mengingatkan petugas MBG untuk memastikan higienitas, keamanan pangan, tepat sasaran, dan skema distribusi yang sesuai dengan kondisi bencana.

"Kondisi normal tentu berbeda dengan saat bencana. Jadi, saya ingatkan skema distribusinya dan higienitas makanan yang akan disalurkan untuk betul-betul dijaga. Jangan sampai menjadi masalah baru," kata dia.

Ninik mengatakan bahwa pengalihan MBG pada masa bencana memiliki peran strategis, seperti membantu memenuhi kebutuhan gizi harian korban banjir, terutama anak-anak.

"Skema ini juga tentu bisa meringankan beban logistik pemerintah daerah dan relawan, dan menjadi intervensi cepat di tengah keterbatasan akses makanan siap konsumsi," kata dia menambahkan.

Sejalan dengan itu, Ninik mendorong BGN, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menguatkan koordinasi agar MBG benar-benar sampai kepada korban banjir yang paling membutuhkan. "Dalam situasi bencana, ketepatan distribusi adalah kunci,” kata dia.

Berdasarkan laporan BNPB dan pemerintah daerah per 28–30 November 2025, kondisi di tiga provinsi terdampak masih sangat dinamis dengan peningkatan korban dan pengungsi.

Data terbaru mencatat titik pengungsian utama mencakup Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, serta sejumlah kabupaten di Sumatera Barat dan Aceh. Ribuan KK masih bertahan di tempat pengungsian dengan fasilitas terbatas, termasuk akses air bersih dan dapur umum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.