13 Pos Sumbar Diaktifkan demi Mempercepat Distribusi Logistik ke Lokasi Bencana
📅 Senin, 01 Des 2025, 22:45 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk mempercepat pendistribusian logistik ke wilayah terdampak bencana melalui pengaktifan 13 pos lapangan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan di Jakarta, Senin, selain untuk mempercepat distribusi bantuan, pos lapangan juga bertujuan untuk memobilisasi sumber daya perbaikan darurat, seperti pembersihan material longsor, perbaikan darurat dan pelayanan warga di pos-pos pengungsian.
Adapun wilayah yang didirikan pos lapangan berada di Kecamatan Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Ampek Nagari, Palembayan, Tanjung Raya, Matur, IV Koto, Banuhampu, Malalak, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Baso, dan Palupuh.
"Dengan adanya pos lapangan ini, bantuan dapat lebih cepat terdistribusi ke wilayah terdampak atau yang masih terisolir," katanya.
Abdul menyebutkan, pada Senin, BPBD setempat mengirimkan bantuan logistik ke Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, yang saat ini masih terisolasi karena akses jalan tertutup longsor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan yang sama, Unsur Pengarah BNPB Ary Laksmana Widjaja mengatakan, untuk pemenuhan kebutuhan makan para korban bencana, telah dibangun dapur umum di 26 titik.
“Dapur umum tersebut berupa mobil dapur umum, tenda lapangan maupun rumah penduduk yang dukungan bahan baku dipenuhi menggunakan dana BTT dan sumbangan lainnya yang tidak mengikat,” ujar Ary.
Ary menambahkan, terdapat lima lokasi yang jaringan jalannya masih terputus. BNPB dan BPBD mengidentifikasi jalan terputus berada di Kecamatan Malalak, Matur, Palupuh, Palembayan dan Koto Alam. Semua akses ini merupakan jalan provinsi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun sebanyak 10 alat berat diturunkan di sejumlah wilayah terdampak guna memastikan akses. Pihaknya masih mengupayakan tambahan 10 unit untuk mempercepat perbaikan darurat yang dikerahkan untuk Kecamatan Palembayan, Palupuh, Tanjung Raya, dan Malalak.
Selain itu, katanya, BNPB juga mengupayakan untuk memulihkan jaringan komunikasi. Berbagai pihak telah membantu untuk penanganan komunikasi, seperti bantuan Presiden, Komdigi maupun provider telekomunikasi.
Pada Minggu (30/11) bantuan seberat 1,2 ton telah dikirimkan menuju Kabupaten Agam melalui udara. Bantuan terdistribusi ke Kecamatan Palembayan.
"Bantuan yang dikirimkan berupa makanan siap saji, makanan olahan kering, makanan bayi, familiy kit, perlengkapan anak-anak, beras, minyak goreng, selimut dan air mineral," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!