Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menyiagakan Tim Penanggulangan Bahaya Karhutla di Rejang Lebong

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 23:25 WIB | Oleh:
Menyiagakan Tim Penanggulangan Bahaya Karhutla di Rejang Lebong Doc: Antara
Ket. Regu pemadam kebakaran Dinas Damkar Kabupaten Rejang Lebong usai mengikuti apel kesiapsiagaan menghadapi bencana di lapangan Pemkab Rejang Lebong, Kamis, (31/7/2025).

Rejang Lebong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu saat ini tengah menyiagakan tim penanggulangan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berkemungkinan terjadi di wilayah itu. 

"Saya berharap semua pihak, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, BPBD, Damkar, hingga elemen masyarakat dapat memperkuat koordinasi di lapangan. Cuaca ekstrem yang kita hadapi saat ini sangat mungkin terjadi karhutla," kata Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri Praja usai memimpin apel kesiapsiagaan menghadapi bencana di lapangan Pemkab Rejang Lebong, Kamis.

Dia menjelaskan, keberadaan tim penanggulangan karhutla yang dibentuk di wilayah itu bertujuan menguatkan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran yang kerap meningkat saat musim kemarau dan cuaca ekstrem seperti saat ini.

Kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi setiap musim kemarau, kata dia, merupakan ancaman serius yang berdampak luas, tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap aspek sosial, ekonomi, budaya, hingga kesehatan masyarakat.

"Karhutla merupakan ancaman serius yang berdampak luas, tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap aspek sosial, ekonomi, budaya, hingga kesehatan masyarakat," katanya menjelaskan.

Kebakaran hutan dan lahan itu sendiri telah menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan hidup manusia. Dampaknya meliputi kerusakan ekologi, kerugian ekonomi, hingga gangguan sosial dan politik. Bahkan, berkontribusi besar terhadap perubahan iklim global.

Menurut dia, kasus karhutla itu sendiri kebanyakan berasal dari pembukaan lahan secara ilegal maupun pembakaran yang tidak memperhatikan prinsip-prinsip kearifan lokal.

"Tindakan semacam ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membuka peluang terjadinya bencana besar. Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersinergi dalam upaya pencegahan karhutla.

Dirinya juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong guna membagi wilayah pengawasan serta membentuk grup koordinasi sebagai langkah strategis untuk mempercepat respons dalam situasi darurat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.