Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terjang Medan Sulit, Pemkab Solok Gunakan Perahu untuk Salurkan Bantuan ke Warga Terisolasi

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 23:11 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dengan bantuan perahu tersebut, logistik makanan dapat disalurkan melalui jalur danau agar masyarakat tidak kelaparan dan tetap bisa mengonsumsi makanan yang telah didistribusikan.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Camat Junjung Sirih, yang memastikan setiap dusun terdampak menerima suplai pangan sesuai kebutuhan.

Sejumlah perahu tambahan juga disiagakan di Dermaga Singkarak, ditopang oleh bantuan dari Dinas Sosial yang turut tersedia di lokasi.

Wabup Candra bersama Kapolres Kota Solok AKBP Mas’ud Ahmad, S.I.K., M.Si, Dandim, dan tokoh masyarakat Saniangbaka Haji Nopel melakukan peninjauan langsung ke titik-titik banjir.

Mereka meminta warga di bantaran sungai untuk segera mengungsi. Rombongan juga sempat membantu menyelamatkan sebuah sepeda motor milik warga yang terbawa arus deras.

Untuk mengecek kondisi lapangan, Wabup berjalan kaki dari Masjid Raya Saniangbaka menyusuri genangan air di sekitar sungai. Ketika menuju Muaro Pingai, ia harus melewati jembatan yang tergenang aliran air deras menggunakan tali pengaman yang dipasang warga.

Di lokasi terdampak, Wabup menyaksikan sawah warga hancur diterjang banjir bandang, serta akses jalan yang benar-benar terputus. Beberapa warga yang menghampirinya tak mampu menahan tangis melihat rumah mereka tak dapat lagi ditempati sementara waktu.

Pada sore hari, Wabup melanjutkan kunjungan ke Nagari Paninggahan. Warga sudah menunggu kedatangannya sejak siang, berharap ada titik terang mengenai kondisi akses dan bantuan logistik.

“Nagari Paninggahan dan Muaro Pingai kini menjadi nagari terisolasi karena akses jalan terputus. Dari Saniangbaka tidak bisa ditembus, dari Malalo jembatannya putus. Masyarakat kita betul-betul terdampak cukup parah,” jelas Wabup Candra di hadapan warga.

Menghadapi kondisi cuaca ekstrem, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. BMKG telah memperkirakan bahwa intensitas hujan masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada perantau Nagari Paninggahan, yang telah menyalurkan bantuan hingga puluhan juta rupiah untuk warga terdampak.

Call Center BNPB dapat diakses melalui nomor 0811-6164-5500

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.