Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Pastikan Rangkaian KA yang Tertemper Mobil di Pasuruan dalam Kondisi Baik

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 22:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
KAI Pastikan Rangkaian KA yang Tertemper Mobil di Pasuruan dalam Kondisi Baik Doc: Istimewa
Ket. Rangkaian dan lokomotif KA Mutiara Timur tersebut hendak melakukan perjalanan menuju Stasiun Ketapang, Banyuwangi, dari stasiun asal Stasiun Pasar Turi, Surabaya.

PASURUAN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya pastikan lokomotif Kereta Api (KA) Mutiara Timur yang tertemper mobil di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 88 di Kecamatan Beji, Pasuruan, dalam kondisi baik.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menyampaikan bahwa rangkaian dan lokomotif KA Mutiara Timur tersebut hendak melakukan perjalanan menuju Stasiun Ketapang, Banyuwangi, dari stasiun asal Stasiun Pasar Turi, Surabaya.

"Berdasarkan laporan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), rangkaian dan lokomotif KA Mutiara Timur dinyatakan dalam kondisi aman sehingga perjalanan dapat dilanjutkan kembali pada pukul 10.25 WIB," kata Luqman kepada ANTARA, Minggu.

Atas insiden tersebut, Luqman menyampaikan bahwa KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut, dan berharap kepada masyarakat pengguna jalan yang akan melewati perlintasan kereta api agar lebih waspada dan berhati - hati ketika akan melintas.

Ia meminta masyarakat untuk memperhatikan kondisi perlintasan baik yang dijaga maupun tidak dijaga.

Luqman menekankan bahwa masyarakat diimbau untuk berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan aman sebelum melintasi jalur kereta.

Adapun menurutnya, rangkaian KA tersebut berhasil melanjutkan perjalanan hingga tiba di stasiun tujuan yakni Stasiun Ketapang Banyuwangi, meski mengalami keterlambatan akibat kejadian tersebut.

“KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Keselamatan adalah prioritas utama dan membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat,” tutup Luqman.

Berdasarkan data dari kepolisian setempat, KA Mutiara Timur yang terlibat dalam insiden tersebut tertemper mobil yang ditumpangi satu keluarga di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Selokambang, Desa Gunung Gangsir, Beji, Kabupaten Pasuruan, Minggu (30/11).

Kecelakaan tersebut menewaskan empat orang yakni dua orang dewasa yang merupakan pasangan suami istri serta dua orang anaknya, sementara satu orang anak lain yang masih berusia dua tahun berhasil selamat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...

Wakatobi Disuruh Meniru Produk Arak Bali oleh Wayan Koster

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Wakatobi Disuruh Meniru Pro...
Luar Negeri
Robot Humanoid Bikin Geger!...
Olahraga
Pantas Menggunduli Indonesi...

Bogor Lagi, Kasus Kanker Naik 138 Persen. Waspada!

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bogor Lagi, Kasus Kanker Na...
Megapolitan
Bagaimana Ini Pemkot Bogor,...

Tak Naik, Bea Balik Nama Kendaraan di Sulsel

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Naik, Bea Balik Nama Ke...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.