Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setahun Gagal Benahi Kinerja, Purbaya Ultimatum Bekukan Bea Cukai

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 01:05 WIB | Oleh:

“Selama ini ada pihak-pihak yang bermain secara tidak fair, dan celah seperti itu harus ditutup,” kata Iyuk.

Ia menilai pernyataan Purbaya mengenai potensi pembekuan institusi maupun risiko pemutusan hubungan kerja bagi pegawai Bea Cukai sebagai sinyal keras bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi stagnasi.

Iyuk mengingatkan bahwa Indonesia pernah mengalami masa ketika fungsi Bea Cukai dialihkan kepada perusahaan asing pada era Orde Baru, dan risiko tersebut tidak boleh terulang jika pembenahan gagal dilakukan.

Iyuk menegaskan bahwa keberhasilan reformasi Bea Cukai membutuhkan keberanian politik dan komitmen penuh dari seluruh jajaran instansi. Ia berharap ultimatum satu tahun ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh untuk memulihkan kredibilitas institusi dan meningkatkan kepercayaan publik.

“Kalau pembenahan ini berhasil, iklim usaha nasional akan jauh lebih sehat dan kompetitif,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.