Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional di Indonesia Arena

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 15:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional di Indonesia Arena Doc: ANTARA
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto menyalami para guru saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena Jakarta, Jumat (28/11/2025).

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena Jakarta, Jumat (28/11), bersama ratusan guru seluruh Indonesia sebagai bukti apresiasi pemerintah terhadap pendidikan nasional.

Presiden Prabowo tiba di lokasi acara sekitar pukul 15.10 WIB, dan langsung disambut meriah oleh para guru.

Kepala Negara yang mengenakan kemeja safari berwarna krem khasnya, serta peci hitam, itu menyalami para guru yang duduk di barisan depan.

Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih menyambut Presiden di tempat acara, yakni Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Kemudian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subianto.

Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, dan penamilan musik sebelum sambutan dari Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Dalam kesempatan sebelumnya, Mu'ti menjelaskan kehadiran Presiden dalam Peringatan HGN 2025 merupakan bentuk perhatian terhadap pendidikan, melalui peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan.

Mu’ti menekankan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan masa depan bangsa. Ia mengajak, semua pihak membayangkan dampak besar jika Indonesia tanpa kehadiran guru.

“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana kalau Indonesia tidak ada guru. Tidak bisa kita bayangkan bagaimana ketika para guru itu mogok tidak mengajar,” kata Mu'ti dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Dalam kesempatan itu, Mu’ti mengapresiasi, dedikasi para guru yang mengabdi hingga pelosok negeri dengan berbagai keterbatasan medan. Ia mengakui, saat ini profesi guru mulai kurang diminati oleh generasi muda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.