Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menyongsong Era Baru Pengelolaan Haji

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Pemerintah memilih waiting list karena paling relevan dengan kondisi faktual dan semangat keadilan yang diatur dalam undang-undang, serta terbukti mampu menekan disparitas masa tunggu nasional menjadi lebih wajar dan merata. Kebijakan berbasis waiting list bukan hanya pilihan teknokratis, tetapi juga langkah moral dan sosial, untuk memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lebih adil, transparan, dan berpihak pada umat.

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah menggunakan basis data waiting list nasional yang bersumber dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) sebagai dasar utama dalam menghitung kuota haji 1447 Hijriah/2026. Disparitas yang tampak tajam antara kuota haji pada 2026 dan 2025 sebenarnya bukan karena perubahan jumlah kuota nasional, tetapi karena perubahan mendasar pada rumus pembagiannya.

Terkait dengan petugas haji pada 2026, bagaiman rekrutmen yang akan Kemenhaj lakukan?

Rekrutmen petugas haji 2026 akan dilakukan secara profesional dan bersih dari titipan. Calon petugas haji yang lolos nantinya akan mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis selama satu bulan penuh.

Kemenhaj juga mendorong transformasi Asrama Haji agar menjadi hotel yang mandiri dan mampu menghasilkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sehingga tidak bergantung pada pendanaan pusat.

Bagiamana kesiapan asrama haji jelang musim haji 2026?

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan seluruh asrama haji embarkasi dan debarkasi di berbagai wilayah dalam kondisi siap untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026. Penataan dilakukan untuk menjamin kelancaran alur layanan mulai dari penerimaan jamaah, pemeriksaan kesehatan, proses administrasi keberangkatan, hingga pengaturan pergerakan menuju bandara.

Kesiapan sarana dan prasarana terus kami pastikan melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk akomodasi, konsumsi, area kesehatan, keamanan, dan ruang layanan bagasi. Hasil inspeksi kesehatan lingkungan yang dilakukan instansi berwenang menunjukkan bahwa kondisi asrama haji secara umum berada dalam kategori baik. Hal ini menandakan aspek sanitasi, higienitas dan utilitas pendukung telah memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Dengan kesiapan tersebut, asrama haji diharapkan dapat menjalankan fungsinya secara optimal sebagai pintu utama pelayanan jamaah sehingga proses keberangkatan dan pemulangan dapat berlangsung tertib, aman, dan sesuai ketentuan.

Sejauh ini, bagaimana perkembangan adanya penambahan embarkasi Yogyakarta?

Pemerintah terus mengebut persiapan Embarkasi–Debarkasi Haji Yogyakarta yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 11 Tahun 2025. Yogyakarta resmi menjadi salah satu embarkasi–debarkasi yang mulai beroperasi pada penyelenggaraan haji 2026.

Penetapan ini merupakan langkah strategis untuk pemerataan layanan serta meningkatkan efisiensi pergerakan jamaah, mengingat besarnya distribusi jemaah dari DIY dan sebagian Jawa Tengah.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Haji dan Umrah telah menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah DIY, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, otoritas bandara, aparat keamanan, serta lembaga penyedia layanan jamaah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.