Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Hari Ini Melonjak, Sentimen Positif Domestik Bikin Investor Kembali Percaya Diri

📅 Senin, 03 Nov 2025, 18:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Melonjak, Sentimen Positif Domestik Bikin Investor Kembali Percaya Diri Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak
Ket. Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat didorong oleh optimisme terhadap perbaikan ekonomi domestik yang mulai terlihat dari stabilnya inflasi, peningkatan konsumsi, dan aliran dana asing ke pasar saham.

Sentimen positif juga diperkuat oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter global serta kinerja emiten yang solid di beberapa sektor utama seperti perbankan dan energi.

Penguatan IHSG ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (3/11) sore ditutup menguat 111,20 atau 1,36 persen ke posisi 8.275,08 seiring optimisme membaiknya ekonomi domestik pada akhir tahun 2025.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 12,44 poin atau 1,50 persen ke posisi 843,98.

“Optimisme akan membaiknya perekonomian domestik dan mengantisipasi kinerja pasar modal yang cenderung membaik pada akhir tahun, mendorong penguatan IHSG,” sebut Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, inflasi Indonesia periode Oktober 2025 tercatat sebesar 0,28 persen month to month (mtm) atau 2,86 persen year on year (yoy), meningkat dari sebesar 0,21 persen (mtm) dan 2,65 persen (yoy) pada September 2025.

Indeks PMI Manufaktur Indonesia meningkat ke level 51,2 pada Oktober 2025, dari sebelumnya di level 50,4 pada September 2025, yang merupakan kenaikan selama tiga bulan berturut-turut.

Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus 4,34 miliar dolar AS pada September 2025, atau menurun dari surplus 5,49 miliar dolar AS pada Agustus 2025.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang sektor konsumen non primer yang menguat sebesar 2,24 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik sebesar 2,05 persen dan 1,61 persen.

Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor properti turun paling dalam sebesar 2,65 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan sektor teknologi yang turun masing-masing sebesar 0,67 persen dan 0,17 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DWGL, TBIG, LINK, TEBE, dan KDTN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni UANG, KOBX, KETR, ITMA, dan HOPE.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.103.179 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,41 miliar lembar saham senilai Rp15,89 triliun. Sebanyak 353 saham naik, 291 saham menurun, dan 169 tidak bergerak nilainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.