Kadin DKI: Kerusakan Lingkungan Bebani Pertumbuhan Ekonomi
📅 Jumat, 28 Nov 2025, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi menegaskan bahwa kerusakan lingkungan berpotensi menjadi beban ekonomi yang semakin berat jika tidak ditangani secara serius sejak dini.
"Kerusakan lingkungan akan menjadi beban ekonomi. Ekonomi yang tumbuh pesat membutuhkan lingkungan yang sehat dan lingkungan yang terpelihara membuka peluang ekonomi baru,” kata Diana Dewi di Jakarta Utara, Jumat (28/11).
Terkait hal itu, Kadin Jakarta melakukan penanaman mangrove di pesisir. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-58 Kadin DKI Jakarta, sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang berkelanjutan.
Menurut Diana, penanaman mangrove sangat penting sebab sekuat-kuatnya satu pohon tetap membutuhkan pohon-pohon lainnya yang saling berkolaborasi untuk melindungi suatu wilayah.
“Menanam mangrove merupakan langkah kecil, namun menjadi awal dari perubahan besar bagi masa depan kota,” kata Diana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diana menekankan kolaborasi adalah kunci menuju Jakarta yang lebih berdaya saing, lebih hijau dan lebih manusiawi.
Kegiatan penanaman mangrove atau bakau ini juga melibatkan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Provinsi DKI Jakarta, BPOM hingga DPRD DKI Jakarta.
Diharapkan melalui kegiatan "Cinta Lingkungan" ini, Kadin Jakarta ingin memastikan bahwa ekosistem di pesisir tidak hanya pulih, tetapi juga tumbuh lebih kuat, sehat dan siap dalam menghadapi perubahan iklim.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!