Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BGN dan Pemprov Kepri Perketat Pengawasan Program MBG: Ini Rinciannya

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 03:45 WIB | Oleh:
BGN dan Pemprov Kepri Perketat Pengawasan Program MBG: Ini Rinciannya Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Pelayanan dapur MBG Mekar Sari di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar forum koordinasi untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Batam. 

Upaya ini dilakukan guna memastikan layanan gizi bagi pelajar dan kelompok rentan berjalan optimal, tepat sasaran, serta memenuhi standar keamanan pangan.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program MBG berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, terutama di kalangan pelajar dan kelompok rentan.

"Pemprov Kepri mendukung penuh berbagai upaya BGN untuk memperkuat ketahanan pangan dan perbaikan gizi di daerah," kata Wagub Nyanyang di Batam, Kamis.

Menurut Nyanyang kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menyukseskan program ini.

Ia ingin pelaksanaan MBG benar-benar dirasakan masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Di Kepri hingga Oktober 2025, tercatat telah terbentuk 131 dapur MBG di seluruh kabupaten dan kota yang melayani 388.523 penerima manfaat.

"Melalui forum ini, pemerintah daerah bersama BGN melakukan pemetaan capaian, identifikasi hambatan, serta penyusunan langkah tindak lanjut agar implementasi program dapat semakin efektif dan merata di seluruh kabupaten/kota di Kepri," ungkapnya.

Sementara, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Dadang Hedrayudha menekankan pentingnya monitoring berkelanjutan dan sinergi dengan pemerintah daerah dalam memastikan kualitas pangan dan ketepatan sasaran penerima manfaat.

Dadang menekankan pentingnya penerapan prosedur operasional standar (SOP) dari kebersihan dapur, pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan.

BGN menyatakan akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaksana MBG yang mengabaikan petunjuk teknis, karena program ini terkait langsung dengan gizi dan keselamatan anak. Ancaman sanksi bisa berupa proses hukum hingga penghentian kerja sama.

"Dalam pengawasan, BGN akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri guna memastikan kepatuhan di lapangan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.