Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI AD, Polri, dan Dinas Kehutanan Kerahkan 200 Personel untuk Jaga Taman Nasional Tesso Nilo

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 16:15 WIB | Oleh:
TNI AD, Polri, dan Dinas Kehutanan Kerahkan 200 Personel untuk Jaga Taman Nasional Tesso Nilo Doc: Antara Foto
Ket. Kapendam XIX Tuanku Tambusai, Letkol MF Rangkuti.

Sebanyak 200 personel gabungan dari TNI Angkatan Darat, Kepolisian Republik Indonesia, dan Dinas Kehutanan Riau dan Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan RI dikerahkan untuk menjaga ketat Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XIX Tuanku Tambusai, Letkol MF Rangkuti mengatakan kekuatan pengamanan itu melibatkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari TNI AD, satu Satuan Setingkat Peleton (SST) dari Brimob Kepolisian Daerah Riau, serta personel dari Dinas Kehutanan dan Gakkum Kehutanan.

"Total sekarang 200 personel gabungan dari sejumlah instansi, TNI Polri dan Gakkum Kehutanan," katanya di Pekanbaru, Kamis sebagai respon terhadap aksi perusakan plang dan pengusiran prajurit TNI di pos pengamanan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan di TNTN.

Rangkuti menegaskan kehadiran TNI di lokasi tersebut merupakan keputusan negara dan bertujuan untuk menjaga stabilitas serta rasa aman, bukan untuk menciptakan ketegangan.

Ia membenarkan adanya gejolak beberapa hari lalu setelah demonstrasi. Menurutnya, sekelompok massa bergerak ke lokasi dan sempat mengusir petugas Satgas PKH yang menempati pos.

"Beberapa hari lalu ada demo setelah itu mereka ke lokasi (TNTN) mengusir petugas satgas di pos," ujarnya.

Untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan dan mencegah bentrokan, Satgas mengambil langkah taktis untuk mengalah. Prajurit menarik diri sementara waktu dan pindah ke tempat yang lebih netral.

Meskipun demikian, kata Rangkuti, pos pengamanan yang sempat kosong tersebut segera dipulihkan. Dia mengonfirmasi bahwa pos vital di TNTN telah ditempati lagi oleh satgas dan diperkuat dengan penambahan personel.

"Kita di sana bukan untuk berbuat anarkis, tapi melindungi kepentingan masyarakat yang ada di TNTN itu sendiri,” ungkap Rangkuti.

Rangkuti juga menyoroti pihak-pihak yang dinilai menjadi pemicu kegaduhan. Menurutnya, keributan yang terjadi saat ini tidak berasal dari masyarakat yang berdomisili di dalam areal TNTN dan diklaimnya berasal dari luar.

"Sementara yang buat gaduh bukan masyarakat yang ada di areal dalam TNTN, tapi dari luar, yang mencoba mencampuradukkan kepentingannya dengan membawa isu ini," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.