Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Semarang: 38 Koperasi Merah Putih Tunjukkan Dampak Positif

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 08:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Semarang: 38 Koperasi Merah Putih Tunjukkan Dampak Positif Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih di Gedawang.

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang menyampaikan 38 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang selama ini beroperasi telah menunjukkan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian masyarakat.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Rabu (26/11), menyebutkan bahwa 38 Koperasi Merah Putih itu telah memiliki 4.556 anggota aktif.

Hingga Oktober 2025, dengan total modal Rp448 juta, koperasi-koperasi tersebut berhasil menciptakan model bisnis yang mengutamakan kepentingan masyarakat.

"Keberhasilan KKMP Gedawang patut menjadi contoh. Mereka tidak hanya menjadi pusat distribusi pangan, tetapi juga transformasi menjadi pusat pembelajaran dan inovasi bisnis bagi masyarakat," katanya.

Ia menargetkan setidaknya ada 177 KKMP yang berfokus pada distribusi bahan pangan pokok, sebagai pondasi pembangunan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Dicontohkannya, keberadaan Gudang Logistik KKMP di Kelurahan Sampangan yang membuktikan kehadiran Koperasi Merah Putih sebagai terobosan dalam membangun sistem distribusi pangan yang mandiri.

"Target kami ke depan adalah mendirikan pergudangan/gerai sebanyak 177 KKMP di seluruh Kota Semarang," katanya.

Menurut dia, keberadaan KKMP telah menciptakan beberapa dampak substantif, yakni aksesibilitas pangan yang lebih merata dengan harga terjangkau dan penguatan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja.

Kemudian, efisiensi distribusi yang memangkas rantai pasok menengah dan pemberdayaan komunitas melalui kepemilikan kolektif.

Untuk memastikan keberlanjutan program, kata dia,  Pemkot Semarang menerapkan strategi komprehensif, seperti pendampingan manajemen dan pengembangan kapasitas SDM.

Ia mengatakan pihaknya juga akan memberikan dukungan permodalan dan akses pembiayaan, integrasi digital untuk efisiensi operasional, serta kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan.

Ke depan, Pemkot Semarang berkomitmen untuk mempercepat pembangunan pergudangan/gerai KKMP di kelurahan lainnya dengan pendekatan yang lebih terintegrasi.

"Kami membangun fondasi yang kuat untuk sistem ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan. Keberhasilan KKMP perintis ini akan menjadi 'blueprint' untuk pengembangan di wilayah lainnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Megapolitan
BMKG Bawa Kabar Baik untuk ...
Megapolitan
18 Rumah Terbakar di Kebayo...
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.