Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Apresiasi Langkah Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 15:53 WIB | Oleh:
DPRD Apresiasi Langkah Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan  Doc: Istimewa

JAKARTA - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Dina Masyusin menyambut baik langkah Pemprov DKI dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui rangkaian 16 Hari Kampanye Antikekerasan.

Menurut dia, komitmen Pemprov DKI semakin nyata dengan tersedianya berbagai kanal pengaduan gratis dan kolaboratif, seperti Hotline 24 jam PPPA (0813-1761-7622), Call Center 112, 44 Pos SAPA di RPTRA, serta website PUSPA. Seluruh layanan tersebut dihadirkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat dari berbagai bentuk kekerasan.

Dina menegaskan, kolaborasi Pemprov DKI dengan lembaga keagamaan dan tokoh masyarakat sangat penting agar informasi mengenai kanal layanan dapat menjangkau seluruh lapisan warga.

“Kolaborasi ini merupakan keharusan. Pemprov DKI harus bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk menyebarluaskan informasi mengenai kanal pengaduan dan layanan perlindungan. Ini bagian dari komitmen pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang faktanya masih terjadi di masyarakat,” ujar dia, Kamis (27/11).

Ia menjelaskan, DPRD DKI juga memiliki peran dalam memperkuat upaya tersebut. Komisi E akan memastikan program sosialisasi dan kampanye terus diperluas melalui dukungan anggaran yang memadai dalam setiap pembahasan dengan Dinas PPAPP dan SKPD terkait.

“Kami akan meminta agar program sosialisasi dan kampanye dimasukkan secara lebih masif dalam penyusunan anggaran ke depan. Jika program sudah berjalan, kami mendorong agar diperkuat lagi sehingga jangkauannya dapat mencapai masyarakat hingga tingkat terbawah,” kata dia.

Dina menyebut, pihaknya akan mendorong revisi Perda perlindungan perempuan dan anak, yang dinilai sudah perlu diperbarui agar selaras dengan perkembangan zaman dan kebijakan nasional.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kampanye anti kekerasan harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya terbatas pada sektor tertentu.

“Kami akan meminta kepada Gubernur agar seluruh SKPD bersinergi memperluas kampanye ini. Jangan hanya berhenti pada penempelan stiker di bus Transjakarta. Informasi harus hadir juga di kantor kelurahan, kecamatan, sekretariat RT/RW, tempat publik seperti pasar dan mal, serta disebarluaskan melalui platform digital dan media sosial Pemprov DKI,” tutur dia.

Dina menambahkan, upaya tersebut penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar mengenai kanal bantuan dan memahami konsekuensi hukum bagi pelaku kekerasan.

“Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan melindungi. Tujuannya jelas, menciptakan rasa aman dan ruang yang bebas dari kekerasan bagi perempuan dan anak di seluruh wilayah DKI Jakarta,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.