Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Bandang Porak-porandakan Belasan Hektare Sawah Solok

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 05:03 WIB | Oleh:
Banjir Bandang Porak-porandakan Belasan Hektare Sawah Solok Doc: ist
Ket. banjir bandang

SOLOK – Nasib menyedihkan harus diderita warga Kabupaten Solok, Sumbar, karena belasan hektare sawah mereka terendam banjir bandang akibat luapan air Sungai Batang Aia Gawan, Nagari (Desa) Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

Camat Kubung Acil Fasra di Solok, Rabu, mengatakan akibat banjir bandang tersebut lebih dari 1.000 warga atau 512 kepala keluarga (KK) yang terdampak. Sawah terendam banjir sekitar 15 hektare, sedangkan ternak warga berupa itik 150 ekor hanyut serta dua ekor kambing milik warga hilang. "Lahan pertanian yang terdampak merupakan lahan yang sudah siap panen," kata dia.

Bencana tersebut terjadi secara tiba-tiba dengan debit air besar yang disebabkan terbendung aliran Sungai Batang Aia Gawan di Nagari Salayo akibat intensitas hujan yang tinggi, sejak beberapa waktu terakhir. "Tingginya intensitas hujan sejak beberapa waktu lalu mengakibatkan aliran Sungai Batang Aia Gawan meluap dan merambat ke sawah warga," katanya.

Luapan air sungai tersebut berdampak ke Nagari Koto Baru, Selayo, Koto Hilalang, dan Gantung Ciri. Di Nagari Koto Baru banjir melanda Jorong Kajai, Sawah Pasir, dan Jorong Simpang, sedangkan di Nagari Salayo, banjir di Jorong Sawah Sudut, Batu Palano, dan Galanggang Tangah.

"Tidak ada korban jiwa dari peristiwa banjir tersebut karena masyarakat langsung kita evakuasi ke tempat lebih aman pada subuh Senin (25/10)," kata dia. Ia mengatakan forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimcam), yakni kapolsek, danramil dan pihak lainnya melakukan evakuasi saat subuh, sehingga tidak ada warga yang terdampak.

"Titik evakuasi mulai dari Jorong Sawah Pasia, Nagari Koto Baru, Lubuak Aguang, dan Batu Palano. Yang dievakuasi di masjid," ujar dia. Selain itu, warga yang tinggal di dekat sungai langsung dilakukan evakuasi dengan menggunakan perahu karet BPBD Kabupaten Solok.

"Bencana banjir tersebut merusak jembatan yang merupakan akses utama penghubung masyarakat Jorong Muaro Busuak," kata dia. Forkopimcam setempat telah berhasil membangun jembatan darurat karena satu-satunya akses masyarakat setempat. Ia menyebut Pemkab Solok sudah menyalurkan bantuan sembako 56 paket kepada korban.

Saat ini, kondisi cuaca masih ekstrem. Tim kesehatan siap siaga memberikan pelayanan kesehatan bagi lansia dan anak. Saat ini, 55 KK sudah dievakuasi ke masjid setempat. Ia mengimbau masyarakat setempat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi karena intensitas hujan masih tinggi. 

"Harapan dari kami ke pemerintah pusat, pemprov maupun pemda nantinya agar memberikan bantuan untuk perbaikan jembatan dan perbaikan rumah warga yang rusak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.