Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sembilan Pesawat Hercules TNI AU Resmi Masuk Program Modernisasi Besar-Besaran PT DI

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sembilan Pesawat Hercules TNI AU Resmi Masuk Program Modernisasi Besar-Besaran PT DI Doc: Istimewa.
Ket. Unit pertama dari sembilan pesawat C-130 Hercules milik TNI AU yang akan melewati proses modernisasi dan peremajaan di PTDI, Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025).

BANDUNG – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) resmi memulai proyek modernisasi sembilan unit pesawat C-130 Hercules milik TNI AU, sebuah langkah strategis untuk memperkuat armada angkut udara sekaligus meningkatkan kemandirian industri pertahanan nasional.

Kedatangan unit pertama di hanggar Aircraft Services (ACS) PTDI menandai dimulainya proses upgrade avionik, struktur, dan peningkatan keandalan pesawat agar sesuai kebutuhan operasi modern.

Proyek ini tidak hanya meningkatkan kesiapan operasional TNI AU, tetapi juga memperkuat kapasitas PTDI dalam menangani program pemeliharaan dan modernisasi pesawat skala besar, sehingga memperdalam transfer teknologi dan memperkokoh ekosistem kedirgantaraan dalam negeri.

Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan PTDI Moh Arif Faisal menjelaskan proyek modernisasi sembilan unit pesawat C-130 Hercules tersebut mencakup pengerjaan Center Wing Box Replacement (CWBR) dan Avionic Upgrade Program (AUP).

"Pekerjaan yang seluruhnya akan dikerjakan oleh PTDI," kata Arif saat menerima kedatangan unit pertama di hanggar Aircraft Services (ACS) PTDI, Bandung, Jabar, Rabu (26/11).

Arif menjelaskan program yang memungkinkan pesawat berusia sekitar 40 tahun bertambah masa pakainya itu merupakan tindak lanjut dari kontrak pekerjaan modernisasi sembilan unit pesawat C-130 yang disepakati oleh PTDI dan Badan Logistik Pertahanan (Baloghan) Kementerian Pertahanan RI pada 1 April 2022 dan efektif kontraknya pada 1 Februari 2024.

Dalam persiapannya, lanjut Arif, pada Oktober 2024, PTDI telah menjalin kerja sama strategis dengan Komando Pemeliharaan Materiel (Kohartamat) Angkatan Udara untuk pendayagunaan SDM PTDI dan juga TNI AU, pemanfaatan special tools dan ground support equipment, serta penggunaan fasilitas bonding & composite PTDI.

"Hal tersebut merupakan salah satu upaya PTDI dalam menyiapkan fasilitas teknis, peralatan khusus, serta qualified personnel yang dibutuhkan untuk memastikan kelancaran proses modernisasi sembilan unit C-130 ini dan ke depan," ujar Arif Faisal.

Menurut dia, dengan kemampuan dan fasilitas yang telah disiapkan dan sepenuhnya berbasis di Indonesia, program tersebut sekaligus memperkuat kemandirian nasional dalam pemeliharaan dan modernisasi pesawat angkut berat strategis TNI AU, yang berperan penting dalam misi logistik, operasi kemanusiaan, dan pertahanan negara.

Pelaksanaan modernisasi C-130 di dalam negeri menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada fasilitas luar negeri, serta mempercepat siklus pemeliharaan pesawat-pesawat TNI AU.

"Bagi PTDI, program ini merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan kompetensi teknis, peningkatan kemampuan produksi komponen, serta penguatan ekosistem industri pertahanan dirgantara nasional," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Madya Pus Alpalhan Baloghan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Kol Fitra A Yani mengatakan proyek modernisasi sembilan C-130 yang kedatangan unit pertamanya pada Rabu ini, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memberdayakan industri pertahanan dalam negeri.

Fitra mengatakan kebijakan pemerintah tersebut, juga sejalan dengan penguatan sistem pertahanan, yang salah satunya pembelian alutsista dengan di antaranya juga adalah pesawat angkut berat.

"Dan besar harapan bagi Kementerian Pertahanan bahwa itu semua harus bisa dilaksanakan pemeliharaannya atau dukungannya oleh industri pertahanan kita dalam hal ini salah satunya PTDI. Karena untuk kekuatan TNI AU sendiri tidak mungkin untuk melaksanakan sendiri. Jadi ini merupakan awal yang baik," kata Fitra yang mengharapkan kontrak yang terjalin bisa berjalan baik sampai akhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pemadaman Listrik Berulang Ancam UMKM

46 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Pemadaman Listrik Berulang ...
Luar Negeri
Amerika Serikat dan Iran Ca...
Luar Negeri
Tiongkok Uji Terbang AWACS ...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.