Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Menggeliat! Pasar Tak Sabar Tunggu The Fed Pangkas Suku Bunga Desember

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Menggeliat! Pasar Tak Sabar Tunggu The Fed Pangkas Suku Bunga Desember Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A
Ket. Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring meningkatnya ekspektasi pasar bahwa The Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada Desember.

Optimisme ini mendorong aliran modal masuk ke aset berisiko, termasuk pasar saham Indonesia, terutama pada sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga seperti properti dan perbankan.

Sentimen positif dari prospek penurunan biaya pinjaman AS tersebut mengimbangi kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global, sehingga investor kembali mengambil posisi akumulatif.

Namun, penguatan IHSG tetap bergantung pada konfirmasi kebijakan moneter The Fed dan stabilitas fundamental domestik untuk menjaga momentum reli jangka pendek.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11) sore, ditutup menguat 80,24 poin atau 0,94 persen ke posisi 8.602,13 seiring dengan meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan Desember 2025.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,61 poin atau 0,89 persen ke posisi 864,77.

“Meningkatnya ekspektasi akan pemangkasan suku bunga The Fed di Desember 2025 menjadi salah satu katalis positif bagi pergerakan IHSG,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (26/11).

Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang tertunda dirilis akibat government shutdown beberapa waktu lalu. Data ekonomi AS terutama data tenaga kerja dan inflasi, dinantikan oleh pelaku pasar untuk mencari indikasi langkah kebijakan moneter The Fed pada pertemuan 9-10 Desember 2025.

Dari kawasan Asia, Presiden Taiwan Lai Ching-te menyatakan Taiwan akan mengumumkan anggaran pertahanan tambahan senilai 1,25 triliun dolar Taiwan (40 miliar dolar AS) karena Tiongkok mempercepat persiapan militer di dekat pulau tersebut. Hal ini diperkirakan berpotensi meningkatkan ketegangan politik di kawasan Asia, setelah adanya sengketa diplomatik antara Tiongkok dan Jepang mengenai Taiwan.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 2,11 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor barang baku yang masing-masing naik sebesar 1,79 persen dan 1,38 persen.

Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam sebesar 0,41 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor industri yang masing-masing turun 0,28 persen dan 0,02 persen

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu JAWA, DNAR, UNTD, CASA dan MINA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SMDM, DEPO, KUAS, WEHA dan SWID.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.701.161 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 53,99 miliar lembar saham senilai Rp26,73 triliun. Sebanyak 293 saham naik, 365 saham menurun, dan 149 tidak bergerak nilainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Pemkab Lumajang Akui Terjad...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.