Skywalk di Flyover Latumeten Bakal Jadi Andalan Baru Mobilitas Warga Jakarta
📅 Senin, 24 Nov 2025, 18:15 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Berita Jakarta
JAKARTA - Rencana pembangunan fasilitas skywalk di Flyover Latumeten menuai dukungan kuat dari Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth. Ia menilai kehadiran skywalk harus menjadi bagian penting dari konsep pembangunan infrastruktur perkotaan.
"Bagus sekali. Memang harapan saya seperti itu. Jembatan layang ini fungsinya jangan hanya untuk kendaraan aja, tapi juga bermanfaat buat masyarakat," ujar Kenneth.
Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan layang tidak boleh hanya fokus pada kendaraan semata. Menurutnya, manfaat bagi masyarakat harus menjadi faktor utama dalam menyusun konsep pengembangan flyover tersebut.
Setelah adanya kebijakan untuk mengarahkan Bus Transjakarta melintas di atas jembatan layang, kebutuhan fasilitas pendukung bagi mobilitas warga semakin mendesak. Skywalk dinilai mampu menjadi solusi untuk memastikan akses transportasi publik tetap mudah, aman, dan nyaman.
Karena itu, Kenneth meminta agar konsep Flyover Latumeten disusun secara komprehensif dan terintegrasi. Ia menekankan pentingnya menghubungkan infrastruktur tersebut dengan halte dan fasilitas publik di sekitarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi saya minta jalan layang ini kalau dibangun harus benar-benar manfaatnya komprehensif lah. Harus buat semua," tutur Kenneth.
Konsep integrasi juga menjadi perhatian pemerintah daerah melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Ketua Subkelompok Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan, Imam Adi Nugraha, menyebut integrasi penumpang merupakan komponen utama dalam perencanaan.
"Di tengah ada sarana integrasinya. Kami juga memikirkan sarana integrasi penumpang. Bagaimana sarana orang nyeberang," kata Imam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Imam menjelaskan bahwa ketika Flyover Latumeten rampung, Halte Transjakarta yang berada di bagian atas flyover juga akan langsung beroperasi. Hal ini memberikan kemudahan bagi penumpang untuk naik dan turun tanpa harus mengakses area bawah.
Dengan hadirnya skywalk, penumpang dapat berpindah dari halte secara langsung melalui jembatan penyeberangan orang (JPO). Akses ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga dalam menggunakan layanan transportasi publik.
"Saat flyover jadi, sudah terbangun juga Halte TJ di atas. Dilintasi TJ dan bisa berhenti di atas. Sehingga penumpang nyaman menggunakan sarana integrasi," ucap Imam.
Selain integrasi antarmoda, fasilitas ini juga akan dirancang ramah disabilitas. Imam menegaskan bahwa aksesibilitas menjadi salah satu prioritas dalam perencanaan skywalk tersebut.
"Kita juga mempertimbangkan untuk ramah disabilitas dengan melengkapi adanya lift," kata Imam.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan agar Flyover Latumeten tidak hanya menjadi solusi mengurai kemacetan di wilayah tersebut. Proyek ini juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas transportasi publik secara menyeluruh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!