Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Euforia Sektoral! IHSG Tembus Rekor Baru Berkat Dorongan Multi-Sektor

📅 Senin, 24 Nov 2025, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Euforia Sektoral! IHSG Tembus Rekor Baru Berkat Dorongan Multi-Sektor Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A
Ket. Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa reli IHSG saat ini ditopang oleh penguatan saham dari berbagai sektor, bukan sekadar kontribusi satu atau dua sektor dominan.

Penyebaran kinerja positif lintas sektor ini menunjukkan bahwa sentimen pasar bersifat lebih fundamental dan tidak bergantung pada momentum sesaat.

Kenaikan yang merata juga mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia secara luas, sekaligus memperkuat stabilitas IHSG karena risiko konsentrasi sektor menjadi lebih rendah.

Hal ini memberi sinyal bahwa pasar berada dalam fase penguatan yang lebih sehat dan berpotensi berlanjut jika ditopang oleh data ekonomi dan kinerja emiten yang konsisten.

Pada perdagangan hari ini, Senin (24/11), IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) dengan berada di posisi 8.570,25.

“Kalau kita lihat sudah merata, kenaikannya sudah didukung oleh multi-sektor. Jadi mudah-mudahan sustain pertumbuhan ini,” ujar Jeffrey dalam wawancara cegat, di Gedung BEI, Jakarta, Senin.

Jeffrey menjelaskan, penguatan signifikan IHSG tersebut merupakan mekanisme pasar, seiring adanya sentimen positif dari tingkat domestik maupun global.

“Ya kalau itu kan tergantung mekanisme pasar,” ujar Jeffrey.

Data perdagangan BEI pada Senin (24/11) sore, IHSG ditutup menguat 155,90 atau 1,85 persen ke posisi 8.570,25. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 17,67 poin atau 2,09 persen ke posisi 863,35.

Semenjak awal tahun 2025, IHSG tercatat menguat 1.490,34 poin atau 21,05 persen year to date (ytd) ke posisi 8.570,26.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas atau sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 2,73 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 2,52 persen dan 2,50 persen.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.551.884 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 51,65 miliar lembar saham senilai Rp45,65 triliun. Sebanyak 343 saham naik, 297 saham menurun, dan 172 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 1.198,06 poin atau 2,40 persen ke 48.625,88, indeks Hang Seng menguat 496,48 poin atau 1,97 persen ke 25.716,57, indeks Shanghai menguat 1,87 poin atau 0,05 persen ke 3.836,77, dan indeks Strait Times menguat 27,49 poin atau 0,62 persen ke 4.496,07.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Megapolitan
Solidaritas Sosial dengan K...
Megapolitan
Kondisi Perekonomian Jakart...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.