Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bogor Permudah Akses Informasi Publik

📅 Senin, 24 Nov 2025, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Permudah Akses Informasi Publik Doc: Antara TV/Fadzar Ilham Pangestu)
Ket. Pemkot Bogor terus memperluas akses keterbukaan informasi publik bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas melalui fitur Inklusi Netra untuk Aduan dan Respons Warga (Inara).

BOGOR - Transparansi informasi publik akan terus diutamakan dalam layanan Pemkot Bogor. Tujuannya, agar warga dengan mudah mengakses berbagai kebijakan dan program pemerintah. “Komitmen Pemkot Bogor terhadap keterbukaan informasi publik bukan hanya sekadar wacana, melainkan telah dibuktikan melalui capaian predikat Badan Publik Informatif dengan nilai 94,” kata Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, Minggu.

Denny Mulyadi menyampaikan bahwa Pemkot Bogor bersama Diskominfo Kota Bogor telah melakukan ekspose terkait keterbukaan informasi publik. Ekspose ini dilakukan guna menunjukkan komitmen Pemkot Bogor dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik yang berkualitas, adaptif terhadap era digital, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Pada bulan ini juga telah berlangsung kegiatan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik Badan Publik se-Jawa Barat. Kegitan ini dilaksanakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung. Pemkot Bogor sudah melakukan ekspose terkait keterbukaan informasi publik yang dinilai langsung oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat.

Denny Mulyadi menegaskan prinsip informasi yang valid, mutakhir, dan mudah diakses sebagai budaya kerja dalam setiap penyampaian informasi publik. Ia berharap Kota Bogor dapat terus mempertahankan predikat sebagai Badan Publik Informatif untuk tahun ini. “Mudah-mudahan Kota Bogor bisa mempertahankan kategori informatif untuk tahun ini,” kata Sekda.

Denny turut mengucapkan apresiasi kepada seluruh jajaran Diskominfo Kota Bogor yang terus menjaga kualitas pelayanan informasi publik. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Bogor Dian Intannia Lesmana menambahkan Pemkot Bogor juga terus memperluas akses keterbukaan informasi publik bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas melalui fitur Inklusi Netra untuk Aduan dan Respons Warga (Inara).

“Inara adalah layanan pengaduan berbasis suara yang dirancang untuk memudahkan penyandang tunanetra dalam menyampaikan aspirasi, pengaduan, atau permohonan informasi publik tanpa hambatan visual,” kata Dian. Diskominfo juga mengembangkan sistem digital terpadu adalah Bogor Single Window yang telah terintegrasi dengan berbagai layanan publik di lingkungan Pemkot Bogor.

Dian menegaskan, Diskominfo terus berkomitmen dalam menjaga keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemkot Bogor untuk masyarakat. “Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, menjaga keseimbangan antara transparansi dan perlindungan data pribadi, serta terus berinovasi dalam tata kelola pemerintahan berbasis digital,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rupiah Sentuh Level Terendah terhadap Dolar AS

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...
Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.