Harga Pupuk Subsidi Turun, Wamentan Bidik Lonjakan Produksi Pangan 2026!
📅 Minggu, 23 Nov 2025, 22:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/ Adeng Bustomirwa
JAKARTA – Pupuk subsidi memegang peran strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Dengan harga yang lebih terjangkau, petani—khususnya skala kecil dan menengah—dapat menjaga efisiensi biaya budidaya di tengah fluktuasi harga input pertanian.
Ketersediaan pupuk subsidi yang tepat jenis, jumlah, dan waktu juga berdampak langsung pada tingkat produktivitas tanaman, sehingga mampu menekan risiko gagal panen dan menjaga stabilitas pasokan pangan.
Karena itu, pengawasan distribusi dan akurasi penyaluran menjadi kunci agar manfaat pupuk subsidi benar-benar dirasakan petani yang berhak serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah menurunkan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen demi meningkatkan produktivitas pertanian petani di dalam negeri, sehingga mewujudkan swasembada pangan.
“Mulai 22 Oktober (2025) harga pupuk resmi turun. Nanti kompensasinya kami selesaikan. Jangan khawatir, semua aman," kata Wamentan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu kios pupuk, di Desa Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sebagaimana keterangan di Jakarta, Minggu (23/11).
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyampaikan pihaknya melakukan sidak untuk memastikan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru berjalan sesuai ketentuan pemerintah.
Sudaryono menegaskan pemerintah telah resmi menurunkan harga pupuk dan meminta seluruh kios untuk menerapkan harga tersebut tanpa ragu. Ia juga memastikan pemerintah sudah menyiapkan mekanisme kompensasi bagi kios atas selisih harga.
Wamentan memastikan distribusi pupuk berjalan lancar dan kelompok tani dapat membeli pupuk tanpa hambatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kelompok-kelompok tani aman. Yang penting harga sesuai aturan,” katanya pula.
Melalui sidak ini, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan kebijakan penurunan harga pupuk benar-benar sampai kepada petani.
Menurut Wamentan, pemerintah akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada kios yang menjual di atas HET serta memastikan ketersediaan stok tetap aman.
Dalam kunjungan itu, Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar berdialog langsung dengan kelompok tani dan pemilik kios terkait harga, distribusi, serta pelayanan terhadap petani.
Kepada Wamentan Sudaryono, sejumlah petani mengaku harga pupuk di kios tersebut sudah turun dan sesuai dengan HET baru.
Sudaryono menegaskan pula bahwa pemerintah hadir untuk memastikan petani mendapatkan pelayanan pupuk terbaik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!