Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertemuan Hangat, Trump Puji Zohran Mamdani dan Masa Depan New York

📅 Sabtu, 22 Nov 2025, 11:07 WIB | Oleh:
Pertemuan Hangat, Trump Puji Zohran Mamdani  dan Masa Depan New York Doc: Istimewa
Ket. Banyak warga New York khawatir Trump akan mengirim Garda Nasional ke New York City tak lama setelah pelantikan Mamdani pada 1 Januari dalam upaya untuk mengkonfrontasi sang wali kota. Kemungkinan itu tampaknya semakin kecil setelah pertemuan ini.

WASHINGTON DC - Setelah berbulan-bulan saling mengkritik dengan keras, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan Zohran Mamdani, wali kota terpilih New York, pada hari Jumat (21/11) bertemu langsung di Gedung Putih dan keluar dengan hangat saling memuji serta menekankan tujuan bersama mereka. "Saya merasa sangat yakin dia dapat melakukan pekerjaan dengan baik," kata Trump. Keakraban keduanya merupakan perubahan haluan yang mencolok bagi Trump dan Mamdani, yang sebelumnya saling mencap sebagai "komunis" dan "despot" selama kampanye wali kota. 

Dari The New York Times, Trump mencatat bahwa ia dan Mamdani memiliki banyak kesamaan pandangan tentang upaya mengatasi keterjangkauan dan menekan biaya perumahan. Berbicara kepada para wartawan, Trump tampak terkejut betapa mereka tampaknya memiliki pandangan yang sama.

"Kami sepakat lebih dari yang saya duga," tambahnya. "Saya berharap bisa membantunya, bukan merugikannya."

"Saya pikir Anda akan memiliki, semoga saja, seorang wali kota yang benar-benar hebat," kata Trump, berjanji untuk membantu Tuan Mamdani untuk "mewujudkan impian semua orang."

Wali kota terpilih berusia 34 tahun itu didesak oleh seorang reporter apakah ia menganggap tuan rumahnya, yang duduk sekitar empat inci darinya, benar-benar “seorang fasis.”

Namun, sebelum Mamdani sempat memberikan jawaban yang apik dan diplomatis, presiden langsung menyela dan memberinya jalan keluar.

"Tidak apa-apa, Anda bisa saja bilang, 'Ya,'" kata Tuan Trump, tampak sangat terhibur dengan semua ini. Ia melambaikan tangannya, seolah-olah disebut sebagai istilah terburuk dalam kamus politik bukanlah masalah besar.

"Oke, baiklah," kata Mamdani sambil tersenyum.

"Lebih mudah," kata Trump. "Lebih mudah daripada menjelaskannya." Sambil terkekeh ramah, ia mengulurkan tangan dan menepuk lengan Mamdani. "Saya tidak keberatan," tambahnya.

Itu seperti komedi persahabatan paling aneh dalam politik Amerika. Si "fasis" dan si "komunis." Presiden dan wali kota. Si tua dan si Turki Muda.

Presiden mengatakan bahwa ia memiliki harapan untuk kota kelahirannya dan wali kota barunya. "Saya sangat yakin ia dapat melakukan pekerjaan dengan sangat baik," kata Trump.

"Ngomong-ngomong, menjadi wali kota New York City itu luar biasa ," kata Presiden Amerika Serikat. "Saya selalu bilang, Anda tahu, salah satu hal yang saya inginkan suatu hari nanti adalah menjadi wali kota New York City."

"Saya berharap dapat membantunya, bukan menyakitinya — sebuah bantuan besar," kata Trump, seraya menambahkan, "Saya pikir wali kota ini dapat melakukan beberapa hal yang akan sangat hebat."

Sementara itu, Mamdani, yang telah bersumpah di masa kampanye untuk melawan presiden, menyebut pertemuan mereka “produktif” dan mengatakan bahwa ia berharap dapat bekerja sama dengan Trump untuk memperbaiki kehidupan di New York.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.