Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Serang Imbau Buruh Jaga Kondusivitas Menjelang Penetapan UMK

📅 Sabtu, 22 Nov 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Serang Imbau Buruh Jaga Kondusivitas Menjelang Penetapan UMK Doc: Antara
Ket. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko melakukan pertemuan dengan buruh di Serang, Banten, Jumat (21/11).

Serang - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta kalangan buruh untuk menjaga situasi kondusif wilayah dengan mengedepankan dialog dibandingkan aksi turun ke jalan dalam mengawal proses penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2026.

"Jika bisa dikomunikasikan sebaiknya tidak harus turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa, meski dalam undang-undang diperbolehkan," kata dia setelah menerima audiensi Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (ASPSB) di Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Jumat (21/11).

Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan agar tidak terjadi tindakan anarkis yang justru merugikan semua pihak.

Dia mengatakan iklim investasi yang kondusif harus dijaga agar pengusaha tetap bertahan di Kabupaten Serang seiring dengan upaya peningkatan kesejahteraan pekerja.

"Jangan sampai melakukan hal yang tidak diinginkan atau anarkis. Pengusaha harus tetap bisa berusaha, dan para buruh pun mendapatkan keadilan untuk kesejahteraan yang lebih baik," katanya.

Terkait dengan aspirasi kenaikan upah 12 persen yang disampaikan serikat pekerja, ia memastikan pemerintah daerah telah menampung usulan tersebut.

Namun, kata dia, mekanisme penetapan masih menunggu terbitnya peraturan pemerintah pusat sebagai acuan hukum.

"Kami akan mencari solusi terbaik agar semuanya tidak merasa dirugikan. Nanti kami akan lakukan pembahasan melalui rapat pra-pleno sebelum ditetapkan," katanya.

Audiensi tersebut diinisiasi oleh Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan pekerja.

Ketua Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang Asep Saefullah mengatakan pihaknya siap menjaga komunikasi yang baik terkait dengan hal tersebut, namun tetap mendesak agar tuntutan kenaikan 12 persen berdasarkan survei kebutuhan hidup layak dapat direalisasikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Visi Daerah, Desa Menjadi A...

Dua Akses Disiapkan ke Stasiun Whoosh Karawang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Akses Disiapkan ke Stas...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.