Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jembatan Guntung di Babel Aman Dilintasi, BPJN Lakukan Pengawasan Intensif

📅 Sabtu, 19 Jul 2025, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jembatan Guntung di Babel Aman Dilintasi, BPJN Lakukan Pengawasan Intensif Doc: Antara Foto
Ket. Satu unit mobil berbadan berat melintasi jembatan sementara di Desa Guntung, Kabupaten Bangka Tengah, Babel

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I Bangka Belitung memastikan jembatan sementara di Desa Guntung, Kabupaten Bangka Tengah, aman dilintasi kendaraan berdimensi besar dan bertonase tinggi.

“Struktur jembatan sangat kuat, menggunakan material besi dan dibangun dengan perencanaan matang,” kata Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional I Provinsi Bangka Belitung I Ketut Payun Astapa di Koba.

Pernyataan itu disampaikan menyusul dimulainya proyek perbaikan Jembatan Guntung senilai Rp19,8 miliar yang ditargetkan rampung Desember 2025. Jembatan sementara dibangun di sisi jembatan utama guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa konstruksi.

Ketut menegaskan, jembatan sementara telah melalui uji beban dan dinyatakan layak digunakan. 

"Jembatan ini dirancang menahan beban minimal 20 ton. Namun karena lebarnya hanya lima meter, diterapkan sistem buka tutup kendaraan,” jelasnya.

Ia juga menanggapi kekhawatiran sebagian warga soal ketahanan jembatan yang akan difungsikan hingga proyek rampung. 

“Kami pastikan aman. Konstruksinya diuji dan telah terbukti stabil,” ujarnya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, meminta pelaksana proyek melengkapi rambu lalu lintas di sekitar area pembangunan.

“Pemasangan rambu sangat penting untuk keselamatan pengguna jalan. Pada malam hari, wajib dipasang alat pemantul cahaya (APC) guna mencegah kecelakaan,” ujarnya.

Fani juga mengingatkan perlunya pengaturan lalu lintas pada jam sibuk, terutama pada pagi dan sore hari.

 “Pagi dan sore hari lalu lintas cukup padat, kami minta pengaturan arus dilakukan dengan baik agar tidak terjadi kemacetan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.