Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Optimalkan Pengendalian Harga Beras, Bapanas Tegaskan Regulasi Mutu dan Label Kemasan Beras

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 23:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Optimalkan Pengendalian Harga Beras, Bapanas Tegaskan Regulasi Mutu dan Label Kemasan Beras Doc: istimewa
Ket. Kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi Pengendalian Harga dan Mutu Beras di Padang, Kamis (20/11)

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menandaskan representasi label kemasan terhadap mutu beras guna menjamin keamanan dan kualitas bagi konsumen. Sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2023, bahwa diwajibkan pencantuman informasi standar mutu beras pada label kemasan berdasarkan klasifikasi dan kelas mutu. Pada pemantauan yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pangan, masih ditemukan adanya beras tanpa label di pasaran.

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Andriko Noto Susanto, mengatakan bahwa label yang tercantum harus lengkap dan sesuai dengan klaim. “Di dalam peraturan badan tentang label sudah disebutkan, dia harus menyebutkan nama produknya, dia harus menyebutkan berat bersihnya, nama dan alamatnya, kelas mutunya, tanggal kode produksi, nomor pendaftaran, dan HET-nya. Jadi dia harus sebutkan semua di dalam label itu.” ujar Andriko pada kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi Pengendalian Harga dan Mutu Beras di Padang, Kamis (20/11).

Menurut Andriko, uji laboratorium sebagai urgensi dalam hal ini. Komposisi menentukan diferensiasi kelas mutu. Kelas mutu beras premium dan medium dari hasil uji menjadi dasar penentuan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). 

Pelanggaran atau kecurangan pada pelabelan dan HET akan diberikan konsekuensi tegas. “Tapi kalau mutu, ya mutu tadi itu misalnya beras premium dijual, beras medium dilabelin premium, dijual premium, itu kan masyarakat dirugikan. Terbukti dari hasil analisis laboratorium sampelnya kita ambil, ya nanti izin edarnya yang bisa kita rekomendasikan untuk dibekukan atau dicabut," tegas Andriko.

Adapun beras pada khusus yang harga jualnya tidak diregulasi, klaim pada kemasannya tetap diatur pemerintah. “Jadi beras khusus itu harganya tidak diatur pemerintah, jadi serahkan kepada mekanisme pasar. Tetapi klaim sebagai beras khusus diatur oleh negara. Misalnya beras lokal itu harus memenuhi persyaratan a, b, c,” imbuhnya.

Tingkatkan Kapasitas

Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Yusra Egayanti, mengungkapkan bahwa langkah ini sebagai upaya strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan regulasi terkait komoditas beras. “Tujuan kegiatan antara lain menyelaraskan langkah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan pemahaman terkait regulasi HET, standar mutu dan PBUMKU, serta meningkatkan kapasitas pelaksana pengawasan di lapangan," kata Yusra. 

Kepala Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Barat, Andri Kurniawan, menyatakan bahwa jenis beras di wilayah Sumatera Barat mayoritas adalah beras lokal. Meskipun beras lokal termasuk beras khusus yang tidak diatur HET-nya, tetapi tetap harus menyantumkan label sesuai ketentuan. 

“Nah ini kalau nanti ternyata berasnya ini lokal polosan, jadi apa yang disampaikan oleh Pak Deputi, ini bukan hanya pengawasan terhadap harga eceran tertinggi, namun juga kualitas,“ ungkap Andri.

Lebih lanjut, Andri menjelaskan dibutuhkan kolaborasi bersama dalam penegakkan regulasi mutu dan label beras ini. Terutama beras lokal yang masuk ke dalam jenis beras khusus. “Berkaitan dengan varietas lokal ini tadi saya juga minta kepada Pak Kepala Dinas dan dinas terkait, kesepakatan berkaitan dengan varietas lokal ini apa saja kemudian juga diberikan. Maksudnya, ketentuannya jelas, misalnya dalam SK Gubernur atau aturan Gubernur ini mana saja varietas-varietas yang dinyatakan sebagai varietas lokal,” terang Andri.

Beras di wilayah Sumatera Barat berasal dari beras lokal yang masuk dalam kategori beras khusus. Hal ini membuat adanya perbedaan harga dengan harga beras pada umumnya di wilayah lain. Produksi beras di wilayah ini sendiri juga surplus, sehingga cadangan berasnya melimpah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.