Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Musim Dingin Datang, PBB Kebut Distribusi Bantuan ke Warga Gaza

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 16:28 WIB | Oleh:
Musim Dingin Datang, PBB Kebut Distribusi Bantuan ke Warga Gaza Doc: AFP

JENEWA - Para petugas kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (18/11) mengatakan bahwa pihaknya mempercepat penyaluran dana bantuan untuk Gaza menyusul hujan deras belakangan ini dan menjelang musim dingin.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UN Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) mengatakan bahwa Ramiz Alakbarov, koordinator kemanusiaan untuk wilayah Palestina yang diduduki, telah menyalurkan dana senilai 18 juta dolar AS untuk mendukung operasi bantuan krusial di seluruh Gaza.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat Tom Fletcher pada Senin (17/11) mengatakan dalam kunjungannya ke Sudan bahwa warga Palestina di seluruh Gaza kedinginan dan basah kuyup akibat hujan belakangan ini, seraya menambahkan bahwa kegelisahan semakin meningkat seiring meluasnya banjir dan turut hancurnya harta benda mereka yang tak seberapa.

Fletcher menegaskan bahwa PBB dan para mitranya terus menyalurkan bantuan, tetapi jumlahnya masih jauh dari cukup. Dia menambahkan bahwa pembatasan akses yang masih ada di Gaza harus dicabut guna memastikan bantuan tambahan segera tiba.

OCHA menyatakan bahwa PBB dan mitra bantuannya tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan penyelamatan nyawa, termasuk tempat tinggal, sementara para petugas kemanusiaan dalam sistem bantuan yang dikoordinasi PBB terus mendistribusikan tenda, terpal, dan barang-barang esensial lainnya kepada keluarga yang terdampak, serta menaksir kebutuhan masyarakat guna dijadikan acuan dalam pemberian bantuan.

Dana yang disalurkan oleh Alakbarov memungkinkan para mitra untuk melanjutkan lebih dari 30 proyek yang telah direncanakan, meliputi bantuan pangan dan nutrisi, air, kesehatan, tempat tinggal, perlindungan, serta dukungan penting lainnya, kata kantor tersebut.

Hingga Minggu (16/11), OCHA melaporkan bahwa jumlah titik layanan kesehatan yang beroperasi di Gaza telah meningkat menjadi 219, naik dari yang sebelumnya tak sampai 200 titik pada Oktober. Dari 22 titik layanan baru tersebut, terdapat 12 pusat layanan kesehatan primer, enam pos medis, dan empat rumah sakit di kegubernuran utara.

Menurut OCHA, lebih dari 7.000 anak di bawah usia 3 tahun telah divaksinasi selama lima hari pertama kampanye vaksinasi yang diluncurkan pada 9 November.

Para mitra yang menyediakan bantuan pangan melaporkan bahwa pada Sabtu (15/11), 1,3 juta lebih makanan didistribusikan oleh lebih dari 24 mitra melalui 195 dapur, kata OCHA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kementan akan Kurangi Jumla...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.