Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub: Perairan Kepri Makin Rawan Pencemaran Laut

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub: Perairan Kepri Makin Rawan Pencemaran Laut Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura.

Tanjungpinang - Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura mengatakan daerah itu rawan terjadinya pencemaran laut karena 96 persen wilayah provinsi itu merupakan perairan maritim.

Selain itu Kepri yang terletak pada salah satu choke point dunia Selat Malaka dan berada di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 1, yang menjadikan kawasan ini padat lalu lintas kapal, aktivitas minyak dan gas, serta industri maritim lainnya, menempatkan daerah ini pada tingkat kerentanan tinggi.

"Dalam hal ini ancaman terhadap insiden pencemaran, khususnya tumpahan minyak, sangat nyata di perairan Kepri," kata Wagub Nyanyang usai menghadiri acara Table Top Exercise National Marine Pollution Exercise (Marpolex) Tahun 2025 di Batam, Selasa (18/11).

Secara akademik, kata Nyanyang, berbagai penelitian menyatakan tumpahan minyak berskala besar dapat memengaruhi kualitas ekosistem perairan, lalu rantai makanan hingga produktivitas masyarakat yang berdampak pada kesehatan yang sifatnya jangka panjang dan membutuhkan intervensi lintas sektor.

Oleh karena itu Wagub Kepri berharap kegiatan Marpolex bukan hanya sebagai pemenuhan protokol nasional dalam tata kelola marine safety, tetapi juga instrumen kebijakan yang memperkuat lingkungan laut pada tingkat regional.

"Pelaksanaan Table Top Exercise (TTX) ini merupakan fase strategis dari keseluruhan rangkaian Marpolex. TTX memungkinkan untuk mensimulasikan skenario darurat secara sistematis dan berbasis kajian risiko," ujarnya.

Wagub Nyanyang turut menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan terus berkomitmen dalam perlindungan lingkungan maritim dan peningkatan kapasitas penanggulangan keadaan darurat.

Marpolex 2025 yang digelar 17-19 November 2025 merupakan latihan bersama penanggulangan tumpahan minyak di laut secara nasional.

Sebanyak 30 kapal dengan kurang lebih 500 personel dari kementerian/lembaga dan instansi terkait keamanan perairan mengikuti latihan penanggulangan tumpahan minyak di perairan Batam.

"Latihan Marpolex 2025 mensimulasikan upaya penyelamatan dan penanggulangan tubrukan antara kapal tanker dan kapal motor," ujar Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendri Ginting di Batam.

Kapal-kapal yang dilibatkan berasal dari Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Kemenhub, Basarnas, TNI, Polri, Bea Cukai, Bakamla RI, dan pemerintah daerah Provinsi Kepri, serta Kota Batam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Megapolitan
Geger! Dugaan Kekerasan Sek...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.