Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ascott Indonesia Dorong Kesetaraan di Industri Hospitality Lewat Inisiatif Inklusif 2026

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 12:50 WIB | Oleh:
Ascott Indonesia Dorong Kesetaraan di Industri Hospitality Lewat Inisiatif Inklusif 2026 Doc: Istimewa
Ket. The Ascott Limited wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi menggelar inisiatif sosial kolaboratif untuk memperingati Global Accessibility Awareness Day pada 13 Mei 2026 di Citadines Antasari Jakarta.

JAKARTA - The Ascott Limited wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi menggelar inisiatif sosial kolaboratif untuk memperingati Global Accessibility Awareness Day pada 13 Mei 2026 di Citadines Antasari Jakarta. Program tersebut digelar bekerja sama dengan Matalesoge hospitABLElity Academy sebagai upaya mendorong industri perhotelan yang lebih inklusif dan mudah diakses bagi individu berkebutuhan khusus.

Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara industri hospitality dengan individu berkebutuhan khusus melalui pemberian keterampilan praktis sekaligus ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka secara langsung di lingkungan kerja profesional.

Sepanjang kegiatan, para siswa dari Matalesoge hospitABLElity Academy didampingi mentor untuk berinteraksi langsung dengan tim profesional hotel melalui berbagai sesi pelatihan pengalaman kerja.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pelatihan vokasi di departemen Housekeeping serta Food and Beverage Service. Melalui pelatihan itu, peserta mendapatkan wawasan mengenai standar kerja di industri perhotelan internasional.

Selain itu, peserta juga mengikuti sesi praktik interaktif yang memungkinkan mereka bekerja berdampingan dengan tim hotel. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan interaksi yang lebih bermakna sekaligus membuka ruang pembelajaran dua arah antara peserta dan pelaku industri.

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan musik dari Mata Squad Band, grup musik binaan Matalesoge yang menampilkan potensi seni dari komunitas tersebut. Penampilan ini menjadi bagian dari perayaan budaya dalam kegiatan tersebut.

Inisiatif Global Accessibility Awareness Day ini menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan Ascott Indonesia melalui program Ascott CARES. Program tersebut juga sejalan dengan perayaan tiga dekade Ascott di Indonesia melalui tema "30 & Beyond".

General Manager Citadines Antasari Jakarta Ari Suciana mengatakan kolaborasi ini menjadi pengingat penting tentang arti ketulusan, semangat, dan keberanian untuk tumbuh bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.

"Kami sangat beruntung dapat belajar dan berbagi momen bersama teman-teman dari Matalesoge hospitABLElity Academy. Kami ingin dampak kami melampaui industri perhotelan dengan menciptakan kontribusi yang relevan bagi masyarakat dan komunitas di sekitar kami," ujar Ari.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan komunitas seperti Matalesoge menunjukkan pentingnya membangun lingkungan yang lebih inklusif dan mudah diakses secara bersama-sama.

"Melalui inisiatif seperti ini, kami berharap tidak hanya meningkatkan kesadaran, tetapi juga mendorong pemahaman yang lebih besar, menciptakan peluang, serta menginspirasi perubahan positif di industri perhotelan dan sektor lainnya," tutup Ari.

Melalui program tersebut, Ascott menegaskan komitmennya terhadap keberagaman dan tanggung jawab sosial. Perusahaan menilai masa depan industri perhotelan harus menjadi ruang yang memberikan kesempatan bagi semua individu untuk berkembang tanpa terkecuali.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program keberlanjutan Ascott, masyarakat dapat mengakses Ascott CARES.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Menteri ESDM Bahlil Terpant...
Luar Negeri
KBRI Ungkap Puluhan WNI ber...

Mendulang emas di Sungai Mahakam

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Mendulang emas di Sungai Ma...

Produksi ikan kering di Maumere turun

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.