Ada Gebrakan Pendidikan di Bali! Koster Kumpulkan Kepala Daerah Selaraskan Metode Gasing
📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 05:38 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoDENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster segera mengumpulkan seluruh bupati, wali kota, beserta kepala dinas pendidikan se-Provinsi Bali untuk menyelaraskan program pendidikan numerasi melalui Metode Gasing.
“Saya akan kumpulkan bupati, wali kota, dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, se-Bali untuk menyelaraskan program ini, ini harusnya menjadi program kita di pemerintah daerah karena ini adalah membangun kualitas sumber daya manusia,” kata Koster di Denpasar, Jumat (14/8).
Gubernur Bali mengambil langkah konsolidasi ini guna mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) secara merata di seluruh daerah, yang sejalan dengan visi SDM Bali Unggul.
Gubernur yang berlatar belakang sebagai peneliti dan menggemari pelajaran berhitung sejak kecil itu mengaku takjub melihat kemampuan anak-anak sekolah dasar (SD) di Bali yang kini mampu menyelesaikan soal hitungan rumit secara cepat berkat Metode Gasing.
Menurutnya, kemampuan numerik adalah pondasi yang sangat krusial bagi masa depan anak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Orang yang jago berhitung, jago matematika, dia akan jago semua, jago di budaya, jago di perusahaan, karena dia biasa bekerja dengan hitungan dan data-data," ucapnya.
Ia juga meyakini bahwa karakter asli masyarakat Bali pada dasarnya sudah sangat unggul, sehingga kehadiran inovasi pendidikan ini menjadi instrumen yang tepat untuk memacu kompetensi anak-anak di era kekinian.
"Kalau sudah begitu caranya, wah, kalau se-Bali begitu, jagoan semua, gampang kalau orang punya kemampuan bagus, mau kerja di mana pun itu mudah, karena orang akan mencari yang terbaik, sebenarnya ini kami yang butuh,” ujar Koster kepada inisiator Metode Gasing.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pencetus Metode Gasing Prof. Yohanes Surya menjelaskan bahwa program ini telah membawa perubahan nyata dalam uji coba di Kabupaten Bangli.
Saat ini 2.400 guru sedang dilatih sampai September dengan target nantinya para guru mampu mengimplementasikan ke siswa sebanyak 36 ribu di Kabupaten Bangli hingga November 2026.
“Sehingga tidak ada satupun murid yang tidak bisa berhitung lagi di Bangli, bukan cuma di Bangli tapi di seluruh Bali, ini sesuatu yang dampaknya luar biasa sekali kami harapkan dalam 6-7 bulan ke depan itu akan ada 400.000 siswa SD, SMP seluruh Bali pandai berhitung.
Secara teknis, metode ini dipadukan dengan platform digital bernama Secret Octagon untuk mempermudah dan mempercepat evaluasi belajar.
"Dari Secret Octagon ini anak main game, nah ketika dia main game, nilainya langsung diambil dan kita bisa dapat pemetaan dari tiap-tiap anak," katanya menjelaskan.
Melalui pendekatan berbasis permainan interaktif tersebut, data kemampuan siswa langsung terintegrasi dengan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) yang mampu memantau progres harian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!