- Home
-
- Megapolitan
-
- Banjir Taman Mangu Indah B...
Banjir Taman Mangu Indah Bikin Jalan Ceger Kacau: Petugas Kerahkan Pompa dan Pengaturan Lalin
Selasa, 18 Nov 2025, 17:20 WIBJAKARTA - Banjir merendam Jalan Pondok Aren Jaya atau Jalan Ceger di Perumahan Taman Mangu Indah, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan pada Selasa sore. Genangan yang cukup tinggi membuat lalu lintas di kawasan tersebut kacau dan tersendat panjang.
Hujan deras sejak siang membuat saluran air di kawasan permukiman itu meluap hingga menutupi badan jalan utama. Tingginya volume air memaksa sejumlah pengendara melambatkan laju kendaraan mereka untuk menghindari risiko mogok.
Berdasarkan pantauan di lokasi, banyak sepeda motor yang nekat menerobos banjir meskipun ketinggian air mencapai bagian bawah mesin. Tidak sedikit motor kemudian mati mesin di tengah genangan dan membuat arus kendaraan semakin padat.
Sejumlah pengendara terpaksa mendorong kendaraannya ke sisi jalan atau ke tempat yang lebih tinggi. Kondisi ini membuat kawasan Ceger tampak semrawut dengan kendaraan yang berhenti mendadak dan antrean panjang yang sulit diurai.
Pada momen tertentu, air tampak mengalir deras dari arah saluran utama yang berada di samping jalan. Debit air sungai yang melewati wilayah tersebut juga terlihat meningkat dengan aliran yang sangat kuat usai hujan turun.
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan BPBD diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Mereka berdiri di beberapa titik strategis untuk memastikan kendaraan besar maupun kecil bisa melintas secara bergantian.
Petugas terlihat mengarahkan pengendara motor agar tidak memaksakan diri melewati titik banjir yang paling dalam. Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko kendaraan mogok serta menghindari potensi kecelakaan di jalur yang licin.
Selain pengaturan lalu lintas, satu unit pompa penyedot air juga beroperasi di dekat area banjir. Pompa tersebut digunakan untuk membantu mempercepat penurunan ketinggian air agar jalan bisa kembali dilalui secara normal.
Arus air yang mengalir menuju saluran utama tampak terbawa deras bersama sampah dan material kecil dari jalan. Hal ini memperlambat proses penyerapan air sehingga petugas harus bekerja ekstra menjaga aliran tetap bergerak.
Di sisi lain, sejumlah warga sekitar terlihat membantu mengarahkan pengendara yang kesulitan melewati genangan. Beberapa warga juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengawasi kondisi rumah masing-masing yang berada di dekat saluran air.
Situasi lalu lintas semakin padat menjelang sore ketika banyak warga mulai pulang kerja. Kendaraan roda empat terpaksa melaju perlahan karena kondisi banjir yang membuat pengemudi sulit memperkirakan kedalaman air di depan mereka.
Sementara itu, pengendara motor yang memaksa melintas tidak hanya berisiko mati mesin tetapi juga kehilangan keseimbangan akibat arus air yang cukup kuat. Beberapa di antaranya terlihat ditolong oleh warga dan petugas yang berjaga.
Petugas BPBD menyebut bahwa hujan intens yang turun dalam durasi cukup lama menjadi penyebab utama genangan di kawasan ini. Mereka menegaskan bahwa wilayah tersebut termasuk titik rawan banjir karena kapasitas drainase yang terbatas.
Upaya penyedotan air terus dilakukan hingga debit di saluran air utama mulai menurun secara bertahap. Namun, arus lalu lintas masih dibuat sistem buka-tutup untuk mencegah kepadatan yang lebih parah.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan langkah lanjutan untuk mengatasi banjir di kawasan Pondok Aren yang kerap terjadi saat hujan lebat. Mereka menilai perbaikan saluran dan peningkatan daya tampung drainase menjadi kebutuhan mendesak.
Hingga menjelang malam, sejumlah kendaraan masih berusaha melintas dengan kehati-hatian tinggi. Petugas gabungan tetap bertahan di lokasi sampai kondisi air benar-benar surut dan arus lalu lintas kembali normal.
- Banjir
- Kota Tangerang Selatan
- Pondok Aren
- pompa penyedot air
- Banjir Tangerang
- Atasi Bencana Banjir
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
No Open House di Rumah Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman Tegaskan Idul Fitri 1447 H Tetap Khidmat
-
Banjir Rendam 12 RT dan Empat Ruas Jalan di Jakarta Barat
-
Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Capai 1,48 Juta Unit per H-3 Lebaran
-
Akhiri Ketergantungan Impor, Swasembada Garam Dikejar 2027
-
Inggris Lobi Arab Saudi Amankan Pasokan Minyak
-
BPBD Situbondo Catat Ribuan Rumah Terdampak Banjir dan Angin Kencang
-
Pascabanjir di wilayah Solo dan Sukoharjo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.