Harga Minyak Turun Usai Trump Beri Sinyal Berunding Lagi dengan Iran

Selasa, 04 Agu 2026, 03:05 WIB

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan perundingan dengan Iran akan dimulai Senin (3/8) sore waktu setempat, seraya menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan terkait Selat Hormuz dan program nuklir Teheran dapat segera tercapai.

Berbicara kepada wartawan di dalam pesawat Air Force One pada Minggu (2/8), Trump mengatakan pembicaraan dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Iran mendorongnya membatalkan rencana serangan besar-besaran yang semula dijadwalkan berlangsung pada Jumat.

Ket. Foto: Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. — Sumber: Anna Moneymaker/Getty Images/AFP

“Kami diminta oleh tiga kelompok utama. Kami juga menerima permintaan yang sangat kuat dari Iran, bahwa mereka ingin mencapai kesepakatan,” kata Trump.

Trump mengatakan operasi militer itu dibatalkan setelah Iran dan sejumlah negara di kawasan meminta Washington menahan diri.

“Serangan itu akan menjadi operasi besar-besaran. Mereka meminta kami untuk tidak melakukannya. Mereka berkata, tolong jangan lakukan itu. Negara-negara tetangga mereka juga menyampaikan hal yang sama,” katanya.

Menurut Trump, Arab Saudi juga berharap agar penyelesaian dilakukan melalui jalur diplomasi. “Mereka meyakini bahwa kesepakatan sudah semakin dekat, terutama terkait Selat Hormuz dan pada akhirnya menyangkut denuklirisasi,” katanya.

etika ditanya mengenai tenggat waktu untuk mencapai kesepakatan, Trump mengatakan tidak ada batas waktu yang ditetapkan. “Kita lihat saja nanti,” ujar Trump.

Meski demikian, Trump menegaskan bahwa AS tetap siap menggunakan kekuatan militer jika diperlukan.

“Saya lebih memilih mencapai kesepakatan. Saya tidak ingin membunuh orang karena banyak nyawa akan melayang dan kami tidak menginginkannya,” katanya.

Trump juga menyebut operasi yang direncanakan itu akan membawa dampak besar bagi Iran dan mengeklaim negara tersebut memerlukan waktu bertahun-tahun untuk memulihkan diri. Ketika ditanya apakah serangan itu akan menyasar infrastruktur energi Iran, Trump menolak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Harga Minyak Turun

Harga minyak sendiri turun lebih dari 5 persen, Senin, setelah Presiden AS, Donald Trump menyatakan perundingan damai dengan Iran akan dilanjutkan dan keputusannya membatalkan serangan militer yang direncanakan terhadap Iran.

Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan internasional, turun menjadi sekitar 83,40 dollar AS per barel pada Senin pukul 06.05 GMT (13.05 WIB).

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), yang menjadi acuan AS, juga turun 6 persen menjadi 79,60 dollar AS per barel.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.