Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mulai Kambuh, Pemkot Surabaya dan Kepolisian Perkuat Patroli Prostitusi di Eks Lokalisasi Dolly

📅 Senin, 17 Nov 2025, 00:00 WIB | Oleh:
Mulai Kambuh, Pemkot Surabaya dan Kepolisian Perkuat Patroli Prostitusi di Eks Lokalisasi Dolly Doc: Istimewa
Ket. Pemantauan di berbagai titik, termasuk eks lokalisasi Moroseneng dan Dolly, akan terus dilakukan secara intensif.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama jajaran kepolisian dalam mencegah praktik prostitusi di Kota Pahlawan. Terbaru, aparat kepolisian melakukan penindakan terhadap dugaan praktik prostitusi di sekitar kawasan eks lokalisasi Dolly, Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Menanggapi penindakan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, patroli gabungan antara pemkot dan Polrestabe Surabaya akan terus berlanjut sebagai upaya pencegahan.

"(Patroli) kita tetap jalan terus. Jadi itu kita koordinasi dengan Polrestabes (Surabaya) sama seperti di (eks lokalisasi) Moroseneng,” ujar Wali Kota Eri saat meninjau Pasar Murah di Gedung Pandan Sari, Kandangan, Benowo, Surabaya, Minggu (16/11).

Ia menjelaskan bahwa lokasi penindakan bukan berada di area Dolly, melainkan rumah kos atau kos-kosan di sekitar kawasan tersebut. "Jadi kita jalan (patroli) terus. Dan (penindakan) itu bukan di Dolly-nya, tapi nang nggone (di tempat) kos-kosan, bukan di tempat Dolly-nya. Kalau Dolly-nya clear, aman," terangnya.

Meski demikian, Wali Kota Eri menegaskan bahwa Pemkot Surabaya bersama kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan. "Karena itulah kami selalu gerak terus (patroli), sampai sekarang nggak pernah berhenti,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemantauan di berbagai titik, termasuk eks lokalisasi Moroseneng dan Dolly, akan terus dilakukan secara intensif.

"Jadi mulai Moroseneng - Dolly, kita join sama Polrestabes Surabaya terus. Itu tergantung warga. Makanya saya bilang, titip kepada warganya,” ujarnya.

Terkait terduga pelaku yang telah diamankan kepolisian, Wali Kota Eri meminta agar sanksi tegas diterapkan bagi mereka yang terbukti terlibat dalam praktik prostitusi. "Tersangkanya sanksi berat, yang seperti ini (prostitusi) haram," pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.