Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalur Pendakian Gunung Arjuno Ditutup Hadapi Cuaca Ekstrem

📅 Senin, 17 Nov 2025, 14:55 WIB | Oleh:
Jalur Pendakian Gunung Arjuno Ditutup Hadapi Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA/Zabur Karuru
Ket. Puncak Ogal-agil Gunung Arjuno

Malang, Jawa Timur -- Unit Pengelola Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo untuk sementara menutup total jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem pada November 2025, sebagaimana prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini di Malang, Jawa Timur, Senin, mengatakan jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang yang ditutup, yakni via Lawang, Sumber Brantas, Tretes, dan Tambaksari.

"Memasuki musim hujan disertai angin kencang dan petir, terhitung 16 November seluruh aktivitas pendakian Gunung Arjuno dan Welirang ditutup sementara waktu, mempertimbangkan untuk menjaga keselamatan pendaki," kata Agustiningtyas.

Selain faktor cuaca ekstrem yang bisa berdampak pada keselamatan pendaki, penutupan juga mempertimbangkan pemulihan ekosistem di dalam kawasan Tahura Raden Soerjo.

Pihak UPT Tahura Raden Soerjo menyatakan bahwa penutupan tersebut berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Pembukaan baru dilakukan apabila kondisi cuaca di dalam kawasan itu sudah dinyatakan aman dan kondusif untuk kegiatan pendakian.

Selama penutupan berlangsung jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang dijalankan, pihaknya tetap melakukan kegiatan patroli secara rutin setiap hari guna memastikan keamanan wilayah hutan dari potensi gangguan perburuan liar dan penebangan ilegal.

Selain itu, patroli juga untuk memastikan tidak ada satu pun masyarakat yang masuk dan melakukan pendakian secara diam-diam ke kawasan gunung itu.

"Untuk pendaki ilegal ada patroli di jalur pendakian dan titik-titik yang rawan dilewati pendaki ilegal," ujar dia.

Meski demikian, UPT Tahura Raden Soerjo memastikan khusus jalur pendakian ke Puncak Lincing, Gunung Pundak, Bukit Cendono, Bukit Semar, Watu Jengger, dan wisata religi tetap dibuka dengan pengecualian.

"Pendakian ditutup sewaktu-waktu jika kondisi cuaca tidak memungkinkan atau tidak kondusif," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.