Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebakaran Hebat di Bendungan Hilir: Warga Panik, Damkar Kerahkan 20 Unit untuk Jinakkan Api

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 23:12 WIB | Oleh:
Kebakaran Hebat di Bendungan Hilir: Warga Panik, Damkar Kerahkan 20 Unit untuk Jinakkan Api Doc: Koran Jakarta

JAKARTA - Kebakaran hebat terjadi di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2025) malam dan membuat warga sekitar panik. Api terlihat membesar dari sebuah bangunan rumah milik warga bernama Wardai hingga memicu kepulan asap pekat yang membumbung tinggi.

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 20.30 WIB. Laporan awal disampaikan seorang warga bernama Soban yang menyebutkan api mulai terlihat dari salah satu sudut bangunan.

Sebanyak 9 unit kendaraan pemadam awal dikerahkan menuju lokasi pada fase pertama. Petugas kemudian menambah total pengerahan menjadi 20 unit karena api semakin cepat menjalar.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.38 WIB dan langsung melakukan upaya lokalisir. Kobaran api yang terlihat dari sisi bangunan membuat area perlu diamankan agar tidak menjalar ke bangunan lain.

Upaya pendinginan dilakukan setelah petugas berhasil mengurung titik api agar tidak memperluas area kebakaran. Situasi di lokasi pada akhirnya dapat dikendalikan meski kondisi awal terpantau dalam status merah.

20251116231023_1000231724.jpg

Objek kebakaran diketahui merupakan rumah tinggal dengan ukuran sekitar 3x5 meter. Bangunan tersebut berada di RT 13 RW 06 Kelurahan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Dua warga mengalami luka akibat insiden ini dan langsung mendapatkan penanganan medis di puskesmas terdekat. Keduanya mengalami luka ringan akibat paparan panas dan asap selama berusaha menyelamatkan diri.

Petugas juga mencatat bahwa ada sekitar 15 kepala keluarga atau total 60 jiwa yang terdampak akibat insiden tersebut. Warga sempat dievakuasi untuk menghindari bahaya akibat api yang sempat merambat ke bagian atas bangunan.

Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari fenomena kelistrikan. Titik sumber api disebut bermula dari rangkaian listrik salah satu ruangan yang kemudian memicu percikan besar.

Tim pemadam terus melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Langkah ini dilakukan untuk menghindari potensi kebakaran susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Petugas kepolisian dan relawan juga dikerahkan untuk membantu mengatur mobilitas warga. Mereka membantu membuka akses jalan agar selang pemadam dapat ditarik masuk ke titik api tanpa hambatan.

Tenda darurat dipasang untuk memfasilitasi warga yang terdampak dan menjadi titik koordinasi sementara. Lokasi kejadian dijaga ketat oleh aparat demi mencegah warga mendekat ke area rawan.

Hingga berita ini disiarkan, penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran masih berlangsung. Petugas memastikan seluruh area aman sebelum warga nantinya diizinkan kembali mengecek kondisi rumah mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.