Diguncang Skandal Korupsi $100 Juta, Zelensky Janji Rombak Sektor Energi
📅 Minggu, 16 Nov 2025, 14:20 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: BBC/EPA
JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berjanji akan "merombak" perusahaan energi milik negara, setelah skandal korupsi besar mengguncang sektor energi negara itu.
BBC melaporkan, sekitar $100 juta telah digelapkan, kata penyelidik antikorupsi, menyebabkan kemarahan di negara yang diserang Russia dan kerap terjadi pemadaman listrik aikbat perang.
"Selain audit menyeluruh atas aktivitas keuangan mereka, manajemen perusahaan-perusahaan ini juga akan diperbarui," tulis Zelensky dalam sebuah postingan di X pada Sabtu (15/11).
Energoatom, perusahaan nuklir negara yang menjadi pusat skandal tersebut, akan memiliki dewan pengawas baru "dalam waktu seminggu," tambahnya.
Beberapa orang yang terlibat dalam skandal tersebut memiliki hubungan dekat dengan presiden Ukraina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Skandal ini terungkap dengan latar belakang meningkatnya serangan Russia terhadap fasilitas energi Ukraina, termasuk gardu induk yang memasok listrik ke pembangkit listrik tenaga nuklir.
"Saya juga telah menginstruksikan pejabat pemerintah untuk menjaga komunikasi yang konstan dan bermakna dengan penegak hukum dan badan antikorupsi," tulis Zelensky.
Ia juga menyerukan pengangkatan segera kepala baru Ukrhydroenergo, sebuah perusahaan pembangkit listrik tenaga air, dan reformasi untuk raksasa minyak dan gas Naftogaz dan Operator Sistem Transmisi Gas negara itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dua menteri dipaksa mengundurkan diri karena skema korupsi dan mantan mitra bisnis Zelensky dikenai sanksi awal minggu ini ketika skandal itu terbongkar.
Pada hari Senin, Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina (Nabu) dan Kantor Kejaksaan Anti-Korupsi Khusus (Sap) mengatakan penyelidikan selama 15 bulan telah mengungkapkan beberapa anggota pemerintah Ukraina terlibat.
Beberapa orang yang terlibat dalam skandal ini merupakan, atau pernah menjadi, rekan dekat Zelensky. Di antara mereka yang diduga terlibat adalah Menteri Kehakiman Herman Halushchenko, mantan Wakil Perdana Menteri Oleksiy Chernyshov, dan Timur Mindich - seorang pengusaha dan salah satu pemilik bekas studio TV Zelensky, Kvartal95.
Zelensky sebelumnya mengatakan dia berkomitmen untuk bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan antikorupsi.
"Saya juga telah menginstruksikan para pejabat pemerintah untuk menjaga komunikasi yang berkesinambungan dan bermakna dengan penegak hukum dan lembaga antikorupsi," ujarnya pada hari Sabtu.
"Transparansi dan integritas penuh di sektor energi tetap menjadi prioritas utama."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!